Buru Pencuri Jenazah di Bekasi, Polisi Kerahkan Anjing Pelacak

Wisnu Yusep, Okezone · Selasa 21 Juli 2020 14:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 21 338 2249769 buru-pencuri-jenazah-di-bekasi-polisi-kerahkan-anjing-pelacak-LlJGCdhLd8.jpg Polisi tengah olah TKP di lokasi pencurian jenazah di Bekasi (foto: Okezone.com/Wisnu)

BEKASI - Polres Metro Bekasi sudah melakukan pemeriksaan terhadap sembilan saksi, atas pencurian terhadap jenazah di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Karang Bahagia, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

"Kan kemarin abis kita melakukan pemeriksaan (di TKP menggunakan anjing pelacak) dan terhadap saksi," ujar Kasatreskrim Polres Metro Bekasi, AKBP Dwi Prasetya ketika dikonfirmasi wartawan, Selasa (21/7/2020).

 Baca juga: Kasus Pencurian Jenazah di Bekasi, Polisi Temukan Rambut di TKP

Dari hasil pemeriksaan oleh anjing pelacak di tiga titik di tempat kejadian perkara (TPK), lanjut Dwi, mengarah kepada dua titik yakni dekat dengan penggali kubur.

"Pada saat menggunakan anjing pelacak itu di tiga titik, dua titik diantaranya memang dekat orang dengan penggali kubur juga. Makanya (penggali kubur) masih diperiksa, yang bersangkutan itu hanya sebatas pemeriksaan saksi. Untuk menjurusnya belum, keluarga korban juga," ungkap Dwi.

 Baca juga: 231 Jenazah Covid-19 Bekasi Dimakamkan di TPU Pedurenan 

Dwi belum memastikan apakah hasil pemeriksaan dan pemeriksaan TKP menjurus ke salah satu pelaku. Pasalnya, Dwi menganggap jenazah korban yang hilang itu sudah cukup lama di kuburkan.

"Kalau untuk mengarah ke sana kita tidak sampai ke sana, ini kan jenazah sudah lama. Jadi untuk ke arah sana belum mengarah," ungkap dia.

Pihaknya, diakui Dwi sejauh ini masih melakukan pendalam terkait dengan kasus hilangnya jenazah di TPU Karang Bahagia, yang terjadi baru-baru ini. Apalagi, diakui Dwi, hilangnya jenazah baru kali pertama terjadi.

"Ini memang jarang terjadi wilayah ini. Nah iya, makanya kita telusuri, kalau ditemukan titik terang, kita akan jelaskan," ungkap dia.

Warga Desa Karang Bahagia, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat dihebohkan oleh dua makam di dua tempat pemakaman umum (TPU) dengan kondisi terbongkar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, makam yang terbongkar itu merupakan makam seorang nenek yang sudah dua tahun di kubur. Selanjutnya makam yang baru tiga bulan di kubur, juga terbongkar.

Hal tersebut diketahui ketika keluarga ahli waris hendak melakukan ziarah kubur pada Jumat 17 Juli 2020. Satu warga yang hendak ziarah, Satria merasa terkejut melihat kondisi makam neneknya sudah terbongkar.

"Ketika saya lihat kuburannya sudah ada yang gali, kondisi makam berantakan," keta Satria kepada wartawan, Sabtu (18/7/2020).

Mengetahui makam kerabatnya ada yang bongkar, dirinya beserta keluarga langsung melaporkan kejadian aneh tersebut ke Polsek Cikarang Utara.

Salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya menduga, pembongkaran kuburan ini di duga untuk pesugihan.

Berdasarkan informasi, pembongkaran dua makam oleh orang tak bertanggung jawab tersebut hanya berselang sekitar satu minggu. Polisi yang mendapatkan laporan, segera melakukan proses olah tempat kejadian perkara.

Atas kejadian itu, Kanit Reskrim Polsek Cikarang Iptu Hotma Napitupulu mengaku, pihaknya masih mengumpulkan bukti-bukti di TKP, termasuk meminta keterangan beberapa saksi.

"Kita masih dalami dan kumpulkan Bukti-bukti di lapapangan, termasuk keterangan beberapa warga sekitar," ujar Hotma ketika dikonfirmasi.

Sampai saat ini, TPU Karang Bahagia di pasangi police line, dan kasus pembongkaran makam tersebut masih di tangani Polsek Cikarang Utara dan Polres Metro Bekasi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini