Petugas Pasang Garis Polisi di Ruko yang Terbakar di Penjaringan

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Selasa 21 Juli 2020 15:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 21 338 2249818 petugas-pasang-garis-polisi-di-ruko-yang-terbakar-di-penjaringan-gOzJhQ1CiX.jpg Ruko yang terbakar di Penjaringan (foto: Okezone.com/Fakhri)

JAKARTA - Rumah toko (ruko) yang terbakar di Toko Blok B, Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara diberi garis polisi.

Berdasarkan pantauan Okezone di lokasi, Selasa (21/7/2020). Ruko yang menewaskan pemilik dan pembantunya tersebut masih dijaga aparat keamanan kompleks ruko.

Saat ini, sisa-sisa kebakaran juga telah dibersihkan. Korban tewas Sandi (63) yang merupakan pemilik ruko dan Darsih (45) pembantunya juga telah dibawa ke Rumah Sakit Polri, Kramatjati, Jakarta Timur.

 Baca juga: Kronologi Kebakaran Ruko di Penjaringan yang Menewaskan 2 Orang 

Kapolsek Penjaringan, Kompol Ardiansyah mengatakan bahwa korsleting listrik menjadi penyebab kebakaran yang terjadi sekira pukul 05.40 WIB tersebut.

 Kebakaran di Penjaringan

Ia menduga bahwa korsleting listrik tersebut berasal dari trafo listrik yang ada di depan rumah korban.

 Baca juga: Penyebab Kebakaran Ruko di Penjaringan Akibat Korsleting Listrik 

"Penyebabnya akibat korsleting listrik, untuk semantara itu dulu. Dari trafo yang ada di depannya (rumahnya) itu," kata Ardiansyah saat dihubungi Okezone.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, pristiwa kebakaran ruko diketahui saat tetangga korban Nanang tengah ingin mematikan lampu. Saat itu, ia melihat kepulan asap di lokasi.

Kemudian, lanjut dia, saksi tersebut memanggil sekuriti komplek dan langsung menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Selanjutnya kedua saksi mengecek lokasi sumber asap tersebut dan ternyata di Ruko TKP tersebut melihat percikan api dan suara seperti petasan yang berasal dari stop kontak listrik," kata Yusri saat dikonfirmasi.

Yusri melanjutkan bahwa para saksi tersebut langsung menghubungi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara.

"Pamadam menggunakan 9 unit mobil pemadam ke lokasi," tutur Yusri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini