Polisi Sebut Pencuri Jenazah di Bekasi Bermental Baja

Wisnu Yusep, Okezone · Rabu 22 Juli 2020 02:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 22 338 2250080 polisi-sebut-pencuri-jenazah-di-bekasi-bermental-baja-LJKU2TCLFH.jpg Pencurian mayat (Foto: Okezone/Wisnu Yusep)

BEKASI — Kasatreskrim Polres Metro Bekasi AKBP Dwi Prasetya menganggap, pelaku pencurian jenazah Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Karang Bahagia, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat merupakan orang yang memiliki nyali besar.

"Karena kalau dibuat uji nyali itu, belum tentu ada orang yang mau. Makanya ini pasti orang yang punya mental baja," kata Dwi ketika dikonfimasi wartawan, Selasa (21/7/2020).

Dwi pun tak habis pikir dengan aksi pencurian itu. Termasuk motif pelaku mencuri jenazah yang sudah terkubur selama tiga bulan lebih itu.

"Kalau pencurian di rumah kan kita biasa. Nah, kita juga bingung. Kalau misalkan perhiasan, bisa. Kalau pencurian jenazah kita bingung (untuk apa)," kata dia.

Baca Juga: Kasus Pencurian Jenazah di Bekasi, Polisi Temukan Rambut di TKP

Lain soal, kata Dwi, bila di makam tersebut terdapat barang berharga seperti emas, dan barang berharga lainnya. "Nah belum tahu juga (motif), kalau ada emasnya perhiasannya yang diambil (mungkin masuk akal). (Ini pencurian jenazah) nanti kita dalami ya," ujar dia.

"Ya belum tahu, pelakunya saja belum ditangkap, bagaimana kita tahu motif," tambah dia.

Apalagi, di TPU Desa Karang Bahagia tidak banyak makam. Makam pun, kata dia, dekat dengan pesawahan warga dan merupakan makam baru.

"Kayanya makam baru, maksudnya tempatnya agak di tengah-tengah, model tambak sawah. Yang aku liat itu baru sekitar 10-15 makam. Kalau enggak salah. Itu masih belum jadi pemakaman ramai, masih di ujung itu aja," jelas dia.

Sementara jenazah yang hilang atas nama Aji Prabowo itu diperkirakan baru dimakamkan 3 bulan. Makam tersebut ditemukan dalam kondisi sudah berlubang dan jenazahnya pun hilang.

"Kalau yang jenazah itu (hilang) 3-4 bulan. Kalau makamnya beridiri aku enggak tahu. Nanti kalau sudah terungkap kita pasti kasih tahu," bebernya.

Baca Juga:  Hendak Ziarah ke Kuburan Nenek, Keluarga Terkejut Makam Sudah Terbongkar

Bila pelaku tertangkap, kata dia, pihaknya akan mengenakan pasal pencurian yakni Pasal 363. "Mungkin akan dikenakan Pasal 363 kan (pencurian) malam hari, kan enggak mungkin kalau siang sama aja cari penyakit," ungkap dia.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini