Penyebar Video Perundungan Siswi di Bekasi Bisa Dijerat UU IT

Wisnu Yusep, Okezone · Senin 27 Juli 2020 21:06 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 27 338 2253017 penyebar-video-perundungan-siswi-di-bekasi-bisa-dijerat-uu-it-kYIdjQJUtG.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

BEKASI — Kapolsek Tambun, Kabupaten Bekasi AKP Gana Yudha Pratama mengatakan, tidak menutup kemungkinan bisa mejerat penyebar video perundungan siswi yang baru-baru ini viral di media sosial.

"Kemungkinan kalau memang mau diusut siapa yang menyebarkan, siap yang membuat gaduh dan memviralkan itu, nanti (koordinasi) dengan Reskrim Polres Metro Bekasi," ujar Gana ketika dikonfirmasi, Senin (27/7/2020) malam.

Polsek, kata dia, hanya bisa menangani kasus perundungannya saja. Sementara, menganai pelaku yang sengaja memviralkan video perundungan itu nantinya akan ditangani Polres Metro Bekasi.

"Bullying-nya bisa, itu di PPA. Kami bisa. Tapi kalau videonya yg viral kami tidak bisa (karena itu di Polres Metro Bekasi)," beber dia.

Meski begitu, tidak masalah bila korban perundungan itu melaporkan keduanya. "Polsek bisa ambil tindakan. Beda pidana itu gak masalah. (Nanti) kalau memang ada laporan ke Polres nanti kita koordinasi," ujar dia.

Aksi perundungan dialami seorang siswi di Bekasi (Foto : Istimewa)

Baca Juga : Heboh Siswi Di-bully, Ditoyor dan Disuruh Cium Kaki

Baca Juga : Aksi 2 Pejambret Bersenjata Tajam Rampas Gadget Bocah Terekam CCTV

Diketahui, seorang siswi yang mengenakan kerudung hitam berbalut baju warna biru di wilayah Kabupaten Bekasi dipaksa untuk mencium kaki sesorang yang tengah membully anak tersebut.

Aksi pelaku yang belum diketahui namanya itu pun beredar di media sosial. Dalam video itu, anak malang itu terlihat ditoyor menggunakan kaki. Pelaku pun sambil mengabadikan aksi tak terpuji itu.

Dalam video itu juga pelaku sambil menyebut kepada anak tersebut. "Ni dia (ke korban) sudah minta maaf sama gue, noh orang nya noh, yang katanya muka dempulan ni, muka dempulan tuh," kata si pelaku yang menoyorkan kakinya ke korban.

"Pas udah dibacotin balik, gak mau dibacotin balik. Gue pulang ni, anak snop ni. Lu liat muka gua dong anjxxx, ngexxx. Udeh lu satu kali, lu cium 10 kali," kata pelaku tersebut sambil merekam aksinya yang tak terpuji itu.

Dalam caption yang tertera akun @cetul22 itu tertauang "Apapun alasanya tolong proses hukum biar buat pelajaran bagi anak-anak yang lain".

Di paragraf kedua juga dituliskan narasi viralkan dan kasian dibuli. Dan paragraf selanjutnya dituliskan nama sekolah yakni Pustaka Nusantara 2 Bekasi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini