Kasus Perundungan Siswi di Bekasi Berujung Damai

Wisnu Yusep, Okezone · Selasa 28 Juli 2020 12:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 28 338 2253211 kasus-perundungan-siswi-di-bekasi-berujung-damai-2VmKCvO4cL.jpg Orangtua melakukan mediasi terkait kasus perundungan (Foto: Wisnu Yusep)

BEKASI — Kasus perundungan yang dialami siswi di Tambun, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat berujung damai. Kesepakatan damai itu setelah korban yang diketahui inisial DS, pelaku NA dan Y melakukan mediasi.

Mediasi sendiri dilakukan pihak sekolah, orangtua terduga pelaku, perekam video dan korban di Polsek Tambun, Senin 27 Juli 2020 malam. Pelaku maupun perekam video perundungan itu sudah minta maaf terhadap korban.

"Sebenarnya kasus sudah selesai, terduga pelaku dan perekam video sendiri sudah minta maaf, dan mereka membuat surat perjanjian agar tidak melakukan lagi," kata Komisioner Bimbingan Konseling Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Bekasi, Wulan Mayasari, Selasa (28/7/2020).

Baca Juga: Penyebar Video Perundungan Siswi di Bekasi Bisa Dijerat UU IT 

Terlebih, kata dia, DS, korban dan orangtua korban juga sudah memaafkan perbuatan pelaku perundungan dan perekam video tersebut. Wulan melanjutkan, pihaknya telah memberikan bimbingan konseling kepada pelaku perundungan dan pelaku perekam video.

"Saya telah beri pemahaman kalau kasus perundungan ini bisa ditempuh jalur hukum supaya jera juga mereka," kata dia.

Baca Juga: Heboh Siswi Di-bully, Ditoyor dan Disuruh Cium Kaki

Namun demikian, kata Wulan, kasusnya perundungan ini harus ditempuh secara damai. Terlebih, mereka baik korban, pelaku dan perekam merupakan pelajar. "Kan mereka masih pelajar juga, memang sebetulnya harus ada efek jera, tetapi kita mencoba untuk mengedepankan ini dulu," kata dia.

Keluarga korban perundungan DS juga mengaku ikhlas dan telah memaafkan pelaku NA dan Y yang telah mem-bully anaknya.

"Sudah, sudah selesai sampai di sini saja. Dari hati yang dalam, saya maafkan jangan sampai terulang lagi, cukup anak saya menjadi korban," kata NS ketika ditemui Senin malam.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini