KAI Daop 1 Jakarta Tambah 4 Perjalanan KA Per 30 Juli

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Rabu 29 Juli 2020 19:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 29 338 2254135 kai-daop-1-jakarta-tambah-4-perjalanan-ka-per-30-juli-BQQ7elF90N.jpg Ilustrasi. (Dok Okezone.com/Dede Kurniawan)

JAKARTA – PT KAI Daop 1 Jakarta kembali menambah 4 perjalanan kereta api (KA) jarak jauh per Kamis 30 Juli 2020. Hal itu seiring terus meningkatnya jumlah penumpang setelah penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi menuju Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa menyebutkan, penambahan perjalanan KA ini juga berimbas pada peningkatan jumlah penumpang sekitar 20 persen pada akhir pekan ini.

"Itu jika dibandingkan akhir pekan minggu lalu. Jumlah tersebut diprediksi terus bertambah, mengingat proses reservasi tiket masih terus berlangsung," kata Eva, dalam keterangan tertulis, Rabu (29/7/2020).

Lebih lanjut Eva menyebutkan, 4 perjalanan KA jarak jauh itu keberangkatan dari Stasiun Gambir menuju Solo, Yogyakarta, dan Surabaya pada Kamis 30 Juli 2020. Ia merinci 4 KA tersebut antara lain KA 6 Argo Bromo Anggrek (relasi Stasiun Gambir-Surabaya Pasar Turi), keberangkatan pukul 20.30 WIB dari Stasiun Gambir dan pukul 21.02 WIB dari Stasiun Bekasi.

"Selain 30 Juli 2020, KA Argo Bromo Anggrek juga beroperasi pada tanggal 2, 7, 8, 9, 14, 15, 16, 17, 19, 20, 21, 22, 23, 28, 29, 30 Agustus 2020," katanya.

Kemudian, untuk KA Argo Lawu (relasi Stasiun Gambir-Solo), keberangkatan Pukul 21.00 WIB. KA Taksaka (relasi Stasiun Gambir-Yogyakarta), keberangkatan pukul 21.30 WIB. "Selanjutnya, KA Mutiara Selatan (relasi Stasiun Gambir-Surabaya Gubeng), keberangkatan pukul 17.10 WIB," katanya.

Dengan ditambahnya 4 perjalanan KA tersebut, kata Eva, total terdapat 11 KA yang beroperasi di wilayah Daop 1 Jakarta pada 30 Juli 2020. Sebanyak 7 KA di antaranya keberangkatan dari Stasiun Gambir dan 4 KA lainnya keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen.

"Bagi calon penumpang yang ingin naik KA ada beberapa persyaratan yang wajib dipenuhi sebelum melakukan perjalanan KA, di antaranya menunjukkan surat bebas Covid-19 (Tes PCR/Rapid Test) yang masih berlaku (14 hari sejak diterbitkan),” ujarnya.

Ia melanjutkan, calon penumpang sudah dapat rapid test di area stasiun yang disediakan PT KAI bekerjasama dengan PT RNI.

“Atau menunjukkan surat keterangan bebas gejala seperti influenza (influenza-like illness) yang dikeluarkan oleh dokter Rumah Sakit/Puskesmas bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas Tes PCR dan/atau rapid test," ucapnya.

Ia juga menyebutkan, para calon penumpang juga diwajibkan dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, demam), suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat Celsius. Selalu, menggunakan masker pribadi dan mengenakan pelindung wajah (face shield) yang disediakan KAI. Penggunaan face shield dilakukan baik di stasiun dan selama perjalanan KA berlangsung.

"Untuk pelanggan dengan usia di bawah 3 tahun agar menyediakan sendiri face shield pribadi dan selalu mengikuti ketentuan penjagaan jarak fisik selama di stasiun dan didalam rangkaian KA," katanya.

Baca Juga : Pemprov DKI Tidak Bisa Awasi Protokol Kesehatan Covid-19 di Kantor Pemerintahan

Eva menyebutkan, calon pengguna juga diimbau menggunakan pakaian lengan panjang atau jaket serta rutin membersihkan tangan dengan air dan sabun atau cairan antiseptik.

"Untuk lengkapnya, informasi perjalanan KA dapat diketahui melalui saluran resmi milik PT KAI (Persero) di antaranya aplikasi KAI Access, website resmi kai.id, Contact Center 121 line (021)121, Layanan pelanggan [email protected] dan Sosial media @keretaapikita @kai121," tuturnya.

Baca Juga : Selama PSBB, Pemprov DKI Beri Peringatan 459 Perusahaan & 7 Lainnya Ditutup

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini