Aturan Ganjil-Genap Akan Sulitkan Akses Warga untuk Periksa Kesehatan

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Minggu 02 Agustus 2020 09:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 02 338 2255588 aturan-ganjil-genap-akan-sulitkan-akses-warga-untuk-periksa-kesehatan-4tMIvFmjiC.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

JAKARTA - Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), Hermawan Saputra mengatakan, penerapan kembali aturan ganjil-genap untuk kendaraan mobil akan menyulitkan warga untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.

Ia menilai, penerapan ganjil-genap juga tidak akan mengurangi aktivitas warga di luar rumah. Pasalnya, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi fase I telah melonggarkan banyak sektor seperti perkantoran yang membuat jalanan hingga ruang publik semakin ramai.

Hermawan memperkirakan bahwa penerapan ganjil-genap kembali diterapkan lantaran semakin tingginya aktivitas warga Ibu Kota di luar rumah.

"Padahal ganjil-genap orang akan kesulitan mengakses fasilitas, mungkin orang akan kesulitan memeriksakan kesehatan dan adanya halangan lain yang memungkinkan, yang menjadikan virus ini tinggi dan ada di sekitar kita hingga waktu yang belum dipastikan karena kebijkan juga tidak pasti," kata Hermawan kepada Okezone, Minggu (2/8/2020).

 Ganjil genap

Hermawan mengatakan, penerapan PSBB sebenarnya merupakan bentuk pelonggaran kepada masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Ia pun mendorong agar Pemprov DKI Jakarta memperketat dengan menerapkan kembali PSBB.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta telah menerapkan kembali sistem ganjil-genap untuk kendaraan mobil mulai Senin 3 Agustus 2020.

PSBB transisi fase I lantaran DKI mencatat volume kendaraan yang sama saat normal. Bahkan, di beberapa titik terjadi peningkatan kendaraan 1,47%.

Kebijakan ganjil-genap ini sesuai dengan Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 88 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Gubernur Nomor 155 Tahun 2018.

"Jumlah ruas jalan pemberlakuan ada 25 ruas jalan," kata Kadishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo dalam keterangannya, Minggu (1/8/2020).

Syafrin menerangkan, waktu penerapan sistem ganjil-genap mulai pukul 06.00-10.00 WIB. Kemudian, aturan itu berlaku kembali saat jam pulang kerja mulai 16.00-21.00 WIB.

"Tidak diberlakukan pada hari Sabtu, Minggu dan hari libur nasional yang ditetapkan dengan Keputusan Presiden," ujarnya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini