Bentrok Kelompok Ambon, Warga Pondok Gede Luka-Luka

Abdullah M Surjaya, Koran SI · Minggu 02 Agustus 2020 08:56 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 02 338 2255605 bentrok-dengan-kelompok-ambon-warga-pondok-gede-luka-luka-nJi8NfRu3E.jpg Ilustrasi.

BEKASI - Bentrokan warga dan kelompok Ambon pecah di Kampung Rawa Bacang Pasar Kecapi, Jalan Raya Hankam, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi pada Sabtu (1/8/2020) malam. Akibatnya, satu warga setempat mengalami luka - luka dan harus mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Bentrokan yang terjadi tadi malam tersebut sempat mencekam wilayah Rawa Bacang. Bentrokan itu dipicu masalah sepele, karena salah satu kelompok Ambon tidak terima sepeda motor yang sedang terparkir disenggol sebuah mobil. Alhasil, bentrokan itu langsung terjadi.

Dalam peristiwa itu, petugas kepolisian mengamankan 11 orang dari kelompok Ambon.

BACA JUGA: FBR Ancam Sweeping Kelompok Ambon

”Dugaan ada empat orang yang terbukti melakukan pengeroyokan. Kasus ini masih pendalaman,” kata Kasat Reskrim Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, AKBP Heri Purnomo, Minggu (2/8/2020).

Menurut dia, peristiwa itu berawal ketika salah satu warga hendak memasukkan kendaraan roda empat ke garasi rumahnya. Secara tidak sengaja, ada sekelompok Ambon yang memarkirkan sepeda motor dan tersenggol. Sebab, saat itu ada yang merayakan ultah sekitar pukul 21.00 WIB.

“Jalannya memang sempit, karena kondisi kelompok itu mabuk, gak terima langsung memukuli yang menyenggol itu,” ungkapnya. Dari kejadian itu, salah satu kelompok Ambon diamankan di rumah ketua RT setempat. Tak lama kemudian warga berdatangan begitu pula anggota kelompok Ambon.

BACA JUGA: Dendam Lama Penyulut Bentrokan Kampung Ambon

“Makin banyak orang dan terjadi keributan, yang dipukuli memanggil teman - temannya karena melihat langsung dipukuli kelompok itu,” paparnya. Untuk melerainya, petugas kemudian datang ke lokasi untuk segera merelai dan mengamankan 11 orang kelompok Ambon.

Kemudian warga dan kelompok itu langsung membubarkan diri, sedangkan petugas masih melakukan penjagaan di lokasi. Heri mengaku, ada empat orang yang diduga terbukti melakukan penganiayaan.

”Kasus ini masih dalam pendalaman, para saksi sedang diminta keterangannya,” tegasnya.

(dka)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini