Pemilik Restoran Meninggal karena Covid-19, 17 Orang Tunggu Hasil Tes Swab

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Minggu 02 Agustus 2020 20:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 02 338 2255814 pemilik-restoran-meninggal-karena-covid-19-17-orang-tunggu-hasil-tes-swab-KWYdhNDaI2.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

BOGOR - Pemilik restoran di Kota Bogor yang terkonfimasi positif covid-19 dilaporkan meninggal dunia. Pasien tersebut menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit pada Sabtu 1 Agustus 2020.

"Meninggal semalam," kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bogor Dedie A. Rachim, kepada Okezone, Minggu (2/8/2020).

Saat ini, jenazah sudah dimakamkan dengan protokol covid-19. Sementara, tim gugus tugas bersama Dinas Kesehatan Kota Bogor masih menunggu hasil swab terhadap 17 orang yang melakukan kontak erat. "17 orang kontak erat sedang tunggu hasil swab," jelas Dedie.

Kemudian, untuk restoran milik pasien tersebut di kawasan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor sudah ditutup selama 14 hari ke depan.

"Sudah ditutup, kita minta selama 14 hari. Apalagi ownernya ini meninggal kan," tutupnya.

Baca Juga : Uji Coba Bus Berbayar di Stasiun Bogor Berlaku Besok Pagi

Baca Juga : Lewat RUU, DPR Kembali Coba Bentuk Pengadilan Khusus Pemilu

Seperti diketahui, bos restoran yang terkonfirmasi positif itu menjadi satu dari lima klaster keluarga penularan covid-19. Dari hasil tracing sementara, ada 7 orang lainnya turut dinyatakan positif covid-19.

Sedangkan, 4 klaster lainnya dari Rimba Mulya 8 orang, Semplak 14 orang (6 warga Kabupaten Bogor), Cimanggu City 4 orang dan Sukadamai 3 orang.

(aky)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini