Penindakan Sanksi Ganjil Genap Baru Berlaku pada 6 Agustus 2020

Bima Setiyadi, Koran SI · Minggu 02 Agustus 2020 23:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 02 338 2255834 penindakan-sanksi-ganjil-genap-baru-berlaku-pada-6-agustus-2020-KwrJRcLksS.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta resmi memberlakukan kembali sistem ganjil genap di 25 ruas jalan ibukota, Senin (3/8/2020). Sanksi Pelanggar ganjil genap sendiri baru berlaku pada Kamis (6/8/2020).

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan, sistem ganjil genap akan berlaku mulai Senin besok. Namun, sebelum memberlakukan sanksi bagi pelanggar ganjil genap, pihaknya akan mensosialisasikan terlebih dahulu sistem ganjil genap yang sebelumnya sempat ditiadakan sejak pertengahan Maret lalu.

"Kamis (6/8) baru akan diberlakukan sanksi," kata Syafrin melalui pesan singkatnya, Minggu (2/8/2020).

 Ganjil genap

Kebijakan pembatasan lalu lintas dengan sistem ganjil genap dilakukan berdasarkan Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 88 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Gubernur Nomor 155 Tahun 2018 Tentang Pembatasan Lalu Lintas Dengan Sistem Ganjil-genap.

Adapun sanksi pelanggaran tertuang dalam Undang-Undang 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 287. Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan yang melanggar rambu perintah atau larangan dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp. 500.000 (Lima Ratus Ribu Rupiah).

"Jumlah Ruas Jalan Pemberlakuan : 25 ruas jalan. Waktu Penerapan : 06.00-10.00 dan 16.00-21.00. Tidak diberlakukan pada hari Sabtu, Minggu dan hari libur nasional yang ditetapkan dengan Keputusan Presiden. Diberlakukan pada kendaraan bermotor roda 4, kecuali 13 jenis kendaraan yang dikecualikan termasuk sepeda motor," pungkasnya.

 

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini