4 Sekolah di Kota Bekasi Gelar KBM Tatap Muka

Wisnu Yusep, Okezone · Senin 03 Agustus 2020 16:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 03 338 2256243 4-sekolah-di-kota-bekasi-gelar-kbm-tatap-muka-JjOSWebWhE.jpg SMP 02 Bekasi jalankan KBM tatap muka (Foto : Okezone.com/Wisnu)

BEKASI — Sebanyak empat sekolah yang menjadi role model di Kota Bekasi mulai menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka, Senin (3/8/2020). Sekolah yang telah menggelar KBM tatap muka yakni Sekolah Victory Plus, Al-Azhar, SDN Pekayon 06, dan SMPN 02 Kota Bekasi.

SMPN 02 Bekasi adalah salah satu sekolah role model pembelajaran tatap muka. Simulasi model pembelajaran tatap muka ini berlangsung mulai tanggal 3 Agustus hingga 28 Agustus 2020.

"Sekolah role model sudah mulai simulasi tatap muka mulai tanggal 3 hingga 28 Agustus," ujar Kepala Sekolah SMPN 02 Bekasi, Samsu saat dihubungi, Senin (3/8/2020).

Siswa dan siswi yang mengikuti kegiatan KBM tatap muka, kata Samsu, adalah mereka yang diizinkan oleh orangtuanya. Sebab setiap masuk ke sekolah, siswa-siswi harus menunjukkan surat izin tatap muka dari orangtua.

Masing-masing satu kelas berisi 18 murid dan satu guru. Proses kegiatan belajar mengajar empat sekolah yang jadi role model ini akan terus dipantau. "Ini sistemnya simulasi. Ini akan terus kami laporkan bagaimana evaluasi role model berjalan. Ini dilakukan sampai tanggal 28 Agustus," ujar dia.

Sementara, jadwal KBM tatap muka sekolah di luar role model akan mengikuti Surat Keputusan Bersama 4 Menteri yang berisi pembelajaran tatap muka dipriortiaskan hanya pada wilayah yang zona hijau dan dimulai dari SLTA sederajat SMP sederajat dan menyusul kemudian SD dan PAUD.

Baca Juga : Kasus Positif Corona Bertambah 1.679 Kasus, Jatim & Jakarta Penyumbang Tertinggi

Baca Juga : Mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan Dituntut 8 Tahun Penjara

Samsu melanjutkan, pembelajaran tatap muka ini berlangsung selama empat jam mulai pukul 08.00 WIB hingga 11.00 WIB. "Istirahatnya 15 menit dan diwajibkan bawa bekal sendiri. Jadi makan dikelas," tambah Samsu.

Meski para murid-murid masuk kegiatan belajar mengajar pukul 08.00 WIB. Tetapi, murid-murid diwajibkan untuk datang ke sekolah pada pukul 07.00 WIB.

Hal itu untuk proses pengecekean protokol kesehatannya ketika sampai di sekolah. Sebelum masuk sekolah, murid-murid harus diperiksa suhunya terlebih dahulu. Kemudian, mereka diwajibkan cuci tangan.

Para guru yang mengajar juga menggunakan masker dan jaga jarak fisik ketika mengajar. Termasuk juga kepada para murid. Proses belajar mengajar tatap muka selama 28 hari ini akan terus dilaporkan ke Dinas Pendidikan.

Jika proses belajar mengajar tatap muka ini berjalan lancar, maka tak menutup kemungkinan pembelajaran tatap muka akan diperpanjang.

"Akan membuat laporan dan membuat monev mingguan. Namanya role model, kalau ini berjalan lancar, maka sewaktu-waktu sekolah lain bisa saja mengikuti seperti ini," tutur dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini