Sejak Januari 2020, Polda Metro Tangkap 3.586 Tersangka Narkoba

Erfan Maaruf, iNews · Senin 03 Agustus 2020 18:36 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 03 338 2256325 sejak-januari-2020-polda-metro-tangkap-3-586-tersangka-narkoba-WmJckALhlU.jpg Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana (Foto: iNews.id)

JAKARTA - Polda Metro Jaya mencatat selama pandemi Covid-19 angka peredaran narkoba semakin meningkat. Tercatat sebanyak 2.894 kasus terjadi dengan tersangka sebanyak 3.586 orang.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana mengatakan, selama pandemi Covid-19 banyak pengungkapan kasus peredaran narkoba. Peredaran baik berjenis sabu-sabu maupun ganja dengan berbagai modus.

"Khusus Polda Metro Jaya selama tahun 2020 dari bulan Januari sampai saat ini ada 2.894 kasus narkotika dengan tersangka juga sangat besar sampai 3.586 kasus tersangka," kata Nana di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (3/8/2020).

Baca Juga:  Modus Kirim Batu Bata, Truk Angkut 131 Kg Sabu di Cipulir Diamankan Polisi

Dijelaskan Nana, dari 2.894 kasus narkotika sebanyak barang bukti yang dapat diamankan yakni ganja sebesar 632 kg selanjutnya sabu-sabu seberat 516 kg. Kemudian, sebanyak 109.993 butir ekstasi dan pil happy five sekitar 92.275 butir.

"Ini memang cukup besar dan memang tingkat peredaran narkoba di wilkum cukup besar. Kami dari Polda Metro Jaya terus berkomitmen Jakarta harus zero narkoba dan kita tetap berkomitmen tidak ada ruang bagi narkoba," katanya.

Dia mengatakan, komitmen zero narkoba dilakukan untuk menyelamatkan generasi muda dari ketergantungan narkoba. Baca Juga: Ketika Para Tersangka Narkoba Saksikan Sabu dan Inex Diblender Polisi 

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini