Pemprov DKI Sebut Belum Ada Warga Langgar Aturan Resepsi Pernikahan saat PSBB

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Rabu 05 Agustus 2020 07:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 05 338 2257083 pemprov-dki-sebut-belum-ada-warga-langgar-aturan-resepsi-pernikahan-saat-psbb-WfqG2qc4bd.jpg Ilustrasi. (Foto : Shutterstock)

JAKARTA – Pemprov DKI Jakarta belum memberikan izin masyarakat menggelar resepsi pernikahan saat masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi di tengah pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, Cucu Kurnia mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum menemukan adanya masyarakat pesta resepsi pernikahan.

“Belum (ada yang ditemukan melanggar),” kata Cucu saat dikonfirmasi Okezone di Jakarta, Rabu (5/8/2020).

Dia menegaskan, sejauh ini Pemprov DKI Jakarta hanya memperbolehkan acara akad nikah dengan jumlah maksimal sebanyak 30 orang. Hal itu sesuai Surat Edaran (SE) Kementerian Agama.

“Berdasarkan SE Kemenag maksimum 30 orang,” jelasnya.

Lebih lanjut, Cucu berkata bila ada pelanggar aturan akad nikah tersebut akan dikenakan sanksi sebesar Rp10 juta sesuai Peraturan Gubernur Nomor 51 tahun 2020 tentang PSBB transisi. Apabila dilakukan dalam gedung, pengelola gedung bahkan mendapatkan sanksi.

Baca Juga : Gelar Pesta Pernikahan Lebih dari 30 Orang, Denda Rp10 Juta Menanti

“Kalau di gedung, nanti yang ditindak pengelola gedungnya,” tuturnya.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini