Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Melonjak, Mayoriotas dari Klaster Perkantoran DKI

Isty Maulidya, Okezone · Rabu 05 Agustus 2020 23:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 05 338 2257645 kasus-covid-19-di-kota-tangerang-melonjak-mayoriotas-dari-klaster-perkantoran-dki-TVe5L4DU4I.jpg Ilustrasi (Dok. okezone)

TANGERANG - Kasus Covid-19 di Kota Tangerang kembali meningkat setelah sebelumnya sempat menurun. Bahkan, angka positivity rate yang sempat berada di angka 0,1 persen kini melonjak hingga 3,9 persen. Hingga hari ini tercatat 72 pasien masih berada dalam perawatan.

Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah mengatakan sebanyak 17 kasus Covid-19 terjadi di perkantoran. Namun, sebagian besar kasus dilaporkan oleh Pemprov DKI Jakarta. Sebanyak 15 pasien dilaporkan tertular di perkantoran yang berada di wilayah DKI Jakarta. Sementara 2 kasus lainnya merupakan perkantoran di wilayah Tangerang.

"Peningkatan kasus kemarin sebanyak 17 kasus sumber penularannya berasal dari perkantoran. 15 kasus diantaranya merupakan kasus yg dilaporkan oleh Pemprov DKI Jakarta," jelas Arief pada Rabu (05/08/2020).

Untuk mengantisipasi adanya kluster Covid-19 di Kota Tangerang, Pemerintah Kota Tangerang juga telah mengeluarkan surat edaran yang diantaranya berisi imbauan agar instansi pemerintah ataupun swasta memperhatikan sirkulasi udara di perkantoran. Hal ini dilakukan agar terjadi pertukaran udara dari dalam ruangan, sehingga udara di ruangan menjadi bersih.

"Kita juga buat surat edaran semua perkantoran baik instansi pemerintah maupun swasta untuk memperhatikan ventilasi ruangan untuk menghindari terjadinya klaster-klaster perkantoran di wilayah Kota Tangerang," lanjut Arief.

Tak hanya pengaturan sirkulasi udara, dalam surat edaran nomor 443.3/1811-Bag.Um/2020 terdapat aturan mengenai penggunaan sistem pencahayaan berbasis sinar UV.

Selain itu, apabila ruang kerja tidak memiliki pendingin ruangan maka harus memiliki ventilasi minimal 15 persen dari luas ruangan. Sementara jika memiliki pendingin ruangan, dimatikan secara periodik dan diupayakan mendapatkan pergantian udara secara alami lewat jendela yang terbuka.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini