Pelanggaran Ganjil-Genap di Jakarta Barat Menurun, Sosialisasi Diperpanjang

Mohamad Yan Yusuf, Sindonews · Kamis 06 Agustus 2020 11:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 06 338 2257811 pelanggaran-ganjil-genap-di-jakarta-barat-menurun-sosialisasi-diperpanjang-8YzIic84xn.jpg Kasat Lantas Polres Jakarta Barat, Kompol Purwanta. (Foto : Okezone.com/Yan Yusuf)

JAKARTA – Tingkat pelanggaran ganjil-genap di wilayah Jakarta Barat menurun, sejak diberlakukan pada 3 hingga 5 Agustus 2020 atau saat masa sosialisasi. Sosialiasi ganjil-genap sendiri diperpanjang hingga 10 Agustus 2020.

Hal itu diungkapkan Kasatlantas Polres Metro Jakarta Barat Kompol Purwanta saat memantau perpanjangan sosialisasi di kawasan S Parman, Palmerah, Jakarta Barat, Kamis (6/8/2020) pagi.

Purwanta mengebutkan saat hari pertama sosialisasi gage, tercatat sebanyak 100 pemobil melakukan pelanggaran. Pada hari keduanya, jumlahnya berkurang menjadi 69 pelanggaran.

Sementara pada hari ketiga, Rabu (5/8/2020) jumlah pelanggar ganjil genap turun lagi sampai 58 pelanggar.

"Jadi memang sudah mulai menurun tapi masih ada juga pelanggarnya sehingga perlu kami perdalam lagi sosialisasinya," ujar Purwanta di lokasi.

Selain itu, di tengah sosialisasi ganjil genap, pihak Satlantas Polres Jakarta Barat juga mengencangkan sosialisasi penggunaan masker. Kondisi ini membuat sejumlah pengendara tampak taat dengan protokol kesehatan.

Baca Juga : Penerapan Jalan Berbayar Salah Satu Solusi Atasi Macet di Jakarta

Nantinya setelah sosialisasi, kata Purwanta, mulai Senin (10/8/2020) penindakan tilang ganjil genap akan mulai diberlakukan.

Kawasan yang terkena tindak tilang ganjil genap di Jakarta Barat nantinya ialah Jalan Letjen S Parman, Slipi, Palmerah. Selain itu Jalan Tomang Raya, Jalan Gajah Mada, Jalan Hayam Wuruk, dan Jalan Pintu Besar Selatan, Tamansari, Jakarta Barat.

Baca Juga : Sosialisasi Ganjil-Genap Diperpanjang, Sanksi Tilang Belum Berlaku Hari Ini

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini