Dua Ormas Bersenjata Tajam Bentrok di Tangerang

Agregasi Sindonews.com, · Jum'at 07 Agustus 2020 19:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 07 338 2258725 dua-ormas-bersenjata-tajam-bentrok-di-tangerang-ddD16Zg16E.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

TANGERANG - Proses eksekusi pengosongan dan penertiban lahan di Desa Kunciran Jaya, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, mengakibatkan bentrokan dua ormas, Jumat (7/8/2020). Bentrokan kedua ormas terjadi persis di depan kantor Kecamatan Pinang.

Salah satu kelompok ormas diketahui berada di pihak yang tidak terima dan menolak eksekusi lahan dengan luas 450.000 meter persegi yang terdiri dari sembilan sertifikat Hak Guna Bangunan (No 1-9).

Kelompok ormas lain adalah berada di sisi pemenang. Kelompok yang tidak menerima eksekusi bertindak lebih beringas dan melakukan penyerangan secara acak.

Baca Juga: Bentrokan Berdarah di Bekasi, Seorang Remaja Tewas Akibat Luka Bacok

Sedangkan kelompok ormas yang satunya lagi bersikap lebih menahan diri. Keduanya saling melengkapi diri dengan senjata tajam. Suasana sempat mencekam. Bahkan sempat tersiar kabar akan ada aksi balasan.

Camat Pinang Kaonang mengatakan, ada dua ormas yang terlibat bentrok di depan kantornya dan di lapangan. Namun, keributan itu tidak sampai menimbulkan korban jiwa dan luka, serta kerusakan pada kantornya.

"Ada dua kelompok yang berbeda pendapat dari keputusan kehakiman. Yang salah satu pihak dimenangkan, dan mereka yang berseteru itu warga Pinang yang saya cintai," kata Kaonang.

Menurut Kaonang, kantor Kecamatan Pinang hanya ketumpuan luapan emosi massa kedua ormas, lantaran saat pagi hari diadakan apel pengosongan lahan oleh pihak PN Tangerang menggunakan alat berat.

"Kecamatan Pinang tidak dipihak manapun, namun memang awalnya dari putusan pengadilan apel untuk eksekusi memang ada di Kecamatan Pinang," sebut Kaonang.

Baca Juga: Polrestabes Medan Dalami Alasan 2 Polisi Ada di Lokasi Keributan Anggota DPRD Sumut

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini