Ini Motif Pelaku Bakar Rumah di Ciputat hingga Sekeluarga Terluka

Hambali, Okezone · Jum'at 07 Agustus 2020 22:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 07 338 2258770 ini-motif-pelaku-bakar-rumah-di-ciputat-hingga-sekeluarga-terluka-lFDlNJXxQ3.jpg Sutanto, pelaku pembakaran rumah di Ciputat Timur, Tangerang Selatan (Foto: Hambali)

TANGSEL - Polisi berhasil mengamankan Sutanto, pria yang membakar satu rumah di Jalan Punawarman, RT04 RW02, Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan (Tangsel). Kebakaran itu mengakibatkan 3 penghuninya luka bakar serius.

Ketiga korban adalah Herman (38), putrinya berinisial KW (12), dan ibu dari Herman bernama Nursiyah (62). Karena luka bakar serius, ketiganya dikabarkan menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Pelaku Sutanto diringkus di Perumahan Villa Cinere Mas, Ciputat Timur, Kamis 6 Agustus 2020 malam. Berdasarkan penyelidikan dan jejak barang bukti di lokasi, polisi memastikan bahwa rumah itu sengaja dibakar pada Rabu 4 Agustus 2020 dini hari.

Baca Juga: Polisi Tangkap Pembakar Rumah Beserta Penghuninya di Ciputat 

Dari hasil penyelidikan diketahui, pelaku melakukan aksinya dilatarbelakangi persoalan asmara. Di mana selama ini, rasa cinta pelaku kerap tak disepelekan Sumarni, mantan istri Herman.

"Pelaku ini nekat menjalankan aksinya untuk meyakinkan SM (Sumarni), bahwa dia benar-benar ingin menjalankan hubungan yang serius," kata Kapolsek Ciputat, Kompol Endy Mahandika, kepada Okezone, Jumat (7/8/2020).

Diceritakan Endy, sudah beberapa kali antara Sutanto dan Sumarni tinggal bersama sejak beberapa tahun lalu. Meskipun faktanya, proses cerai antara Sumarni dan Herman masih dalam proses di Pengadilan Agama Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

"Pelaku dan SM (Sumarni) baru bertemu tahun 2017 lalu, kemudian tinggal bersama pada periode tertentu. Tapi kemudian SM meninggalkan pelaku. Kemudian begitu seterusnya, bertemu lagi tinggal bareng lagi setelah itu pelaku ditinggal lagi," jelasnya.

Terakhir, keduanya kembali bertemu dan tinggal bersama sampai Juni 2020. Lagi-lagi Sumarni pergi tanpa kabar. Telepon yang dihubungi kembali tak direspon. Karena kesal dan sakit hati, munculah niatan Sutanto membakar rumah Herman.

"Pelaku membeli bensin, jadi kalau kemarin kan dikatakan minyak tanah, ternyata pelaku menggunakan bensin. Bensin dimasukkan ke dalam jerigen, lalu pelaku langsung menuju ke kediaman HM (Herman)," imbuhnya.

Begitu sampai di dekat rumah, Sutanto langsung merakit perlengkapan yang dibawa, yakni sepapan obat nyamuk bakar, beberapa biji pentol korek api, celana jeans pendek, dan jeriken berisi bensin di depan pintu rumah Herman.

"Setelah melakukan aksinya itu, pelaku langsung pergi. Jadi niat awalnya ini memang pelaku hanya ingin ngengertak saja," ucap Endy.

Namun, kobaran api membakar habis isi rumah, termasuk ketiga korban yang telat menyelamatkan diri. Penyesalan pun terlontar dari mulut Sutanto, dia tak mengira ulahnya itu membuat korban dirawat intensif.

"Saya menyesal pak, saya baru tahu sampai meninggalkan korban luka bakar," ungkap Sutanto di Mapolsek Ciputat.

Atas perbuatannya, Sutanto dijerat Pasal 187 yang berbunyi, barangsiapa dengan sengaja menimbulkan kebakaran, ledakan atau banjir, yang mengancam keselamatan nyawa orang lain, maka dapat dipidana maksimal 15 tahun penjara.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini