27 Pegawai Puskesmas di Kota Bogor Positif Covid-19

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Rabu 12 Agustus 2020 02:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 11 338 2260717 27-pegawai-puskesmas-di-kota-bogor-positif-covid-19-b9rSGmYiTT.jpg foto: istimewa

BOGOR - Gugus Tugas Covid-19 Kota Bogor merilis total sebanyak 27 pegawai di lingkungan Puskesmas yang positif covid-19. Mereka yang dinyatakan positif berasal dari 8 Puskesmas berbeda di Kota Bogor.

Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengatakan, puluhan pegawai yang positif covid-19 itu setelah Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melakukan tes swab masif terhadap 798 pegawai Puskesmas dan Labkesda sejak Juli-Agustus 2020. Dari jumlah tersebut, didapat 972 spesimen tes swab.

"Dari 798 orang yang diswab, ada yang dua sampai tiga kali tes makanya jumlahnya 972 swab. Kemudian yang sudah ada hasilnya 902 dengan jumlah positif ada 27 orang," kata Dedie, Selasa (11/8/2020).

 Korban Covid-19

Ke-27 pegawai itu berasal dari 8 Puskesmas yakni Gang Aut, Cipaku, Bogor Utara, Sindangbarang, Tanah Sareal, Merdeka, Mekarwangi dan Semplak. Terdiri dari 13 pegawai pelayanan langsung (bidan, dokter umum, internship, farmasi dan analisis), 3 pegawai penunjang (pendaftaran dan keamanan), 3 pegawai pelayanan tidak langsung (gizi dan promkes) serta 8 pegawai administrasi (KTU, staff, OB dan bendahara).

"Alamat pegawai yang Kota Bogor 16 orang dan Kabupaten Bogor 11 orang," tambah Dedie.

Dengan adanya temuan kasus positif tersebut, 4 Puskesmas di antaranya akan ditutup terhitung mulai tanggal 12-14 Agustus 2020 mendatang. Sementara, 4 Puskesmas lainnya dibatasi pelayanannya.

"Yang ditutup sementara itu Puskesmas Gang Aut, Bogor Utara, Cipaku dan Mekarwangi. Kalau yang dibatasi Puskesmas Sindangbarang (tutup layanan KIA dan Poned) dan Puskesmas Merdeka (tutup layanan laboratorium). Sisanya Puskesmas Tanah Sareal dan Semplak buka seperti biasa," jelasnya.

 

Saat ini, tim dari gugus tugas dan survilace masih melakukan tracking terhadap yang sempat kontak erat dengan pasien positif covid-19. Sementara, mereka yang positif sudah dirawat dan diisolasi.

"Puskesmas yang ditutup akan dilakukan disinfeksi secara menyeluruh. Semua karyawan yang positif sudah dirawat dan diisolasi. Kami lakukan kontak tracing, yang kontak erat sudah dites swab ulang dan karantina secara mandiri," pungkas Dedie.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini