PSBB Transisi di Jakarta Diperpanjang, Pengawasan Bakal Diperketat

Bima Setiyadi, Koran SI · Rabu 12 Agustus 2020 14:28 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 12 338 2261010 psbb-transisi-di-jakarta-diperpanjang-pengawasan-bakal-diperketat-JJZiSIIgnS.jpg Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Foto: Sindo)

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan kembali memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi hingga dua pekan mendatang. Pengawasan dan sanksi denda Fase PSBB transisi ke empat kalinya itu akan diperketat.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (Ariza) mengatakan, perpanjangan PSBB transisi itu lantaran status kasus positif Covid-19 di Jakarta masih terus meninggi. PSBB transisi itu sendiri akan berakhir pada Kamis 13 Agustus 2020 besok.

"Diperpanjang selama dua pekan," kata Ariza kepada wartawan, Rabu (12/8/2020).

Baca Juga: Epidemiolog Sarankan Pemprov DKI Kembali ke PSBB Awal

Ariza menjelaskan, dalam masa PSBB transisi nanti, pihaknya akan lebih memperketat pengawasan dan penegakan sanksinya. Termasuk penerapan sanksi denda progresif yang kini masih dibahas aturanya.

"Semua tempat kita awasi. Kalau sekali melanggar kota kenakan denda, dua kali melanggar dendanya dua kali lipat," pungkasnya.

Baca Juga: Berakhir Lusa, Pakar Kesehatan Minta DKI Evaluasi PSBB Transisi Fase I 

Diketahui sebelumnya, PSBB Transisi dimulai sejak 5 Juni lalu. PSBB transisi fase pertama yang diperpanjang setiap dua pekan itu telah membuka sebagian kegiatan dengan protokol kesehatan. Seperti mal atau pusat perbelanjaan, perkantoran, taman dan sejumlah tempat wisata.

Namun, ada beberapa sektor yang belum bisa aktif seperti tempat hiburan malam, resepsi pernikahan, industri pameran/penyewaan tempat pertemuan, konser musik, dan olahraga air.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini