Tak Pakai Masker, Sejumlah Pemuda di Hukum Menyanyi hingga Push Up

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Kamis 13 Agustus 2020 01:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 12 338 2261294 tak-pakai-masker-sejumlah-pemuda-di-hukum-menyanyi-hingga-push-up-u8Cy4Q1Ime.jpg foto: istimewa

BOGOR - Satpol PP Kota Bogor kembali menggelar razia masker di seputaran Cimanggu City, Tanah Sareal, Kota Bogor, Rabu (12/8/2020). Hasilnya, beberapa remaja yang tak memakai masker di tempat umum langsung didata dan dihukum petugas.

Kabid Linmas Trantib Satpol PP Kota Bogor, Andry Sinar mengatakan razia ini merupakan yang keempat kalinya digelar di Kota Bogor. Tujuannya, untuk sosialisasi masyarakat tentang protokol kesehatan.

"Jadi di masa PSBB transisi ini warga diharapkan tetap menjalani protokol kesehatan, salah satunya pakai masker. Warga yang terjaring razia akan dikenakan sanksi berupa teguran tertulis dan administratif," kata Andry, kepada wartawan.

 Korban Covid-19

Dalam razia kali ini, pihaknya masih mendapati beberapa warga yang tidak memakai masker khususnya kaum remaja. Mereka pun didata lalu dihukum untuk membaca butir-butir Pancasila, menyanyikan lagu Indonesia Raya hingga push up.

"Masih ditemukan warga tidak pakai masker di tempat umum, terutama remaja. Mereka kita berikan sanksi ringan agar tidak mengulangi lagi. Tapi nanti kedua kalinya akan dikenakan sanksi sedang berupa penahanan kartu identitas, sanksi kerja sosial terkahir denda sebesar Rp 100 ribu," tegasnya.

Sejauh ini, tambah Andry, pihaknya sudah mendata sebanyak 150 warga yang tidak mengenakan masker di tempat umum. Data tersebut nantinya akan terintergrasi dengan Diskominfo Kota Bogor.

"Rencananya kita akan terintegrasi dengan sistem Kominfo Kota Bogor, jadi yang sudah terjaring akan terdata. Sampai sekarang ada sekitar 150 orang yang terkena razia, kemungkinan bisa sampai 200 orang ditambah di Tanah Sareal ini," tutup Andry.

 

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini