Sanksi Denda Progresif PSBB Transisi Percuma jika Pengawasan Lemah

Bima Setiyadi, Koran SI · Kamis 13 Agustus 2020 14:23 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 13 338 2261604 sanksi-denda-progresif-psbb-transisi-percuma-jika-pengawasan-lemah-3vQbKVrcqD.jpg Ilustrasi (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta resmi memperpanjang masa PSBB transisi mulai hari ini, Kamis (13/8/2020) hingga dua pekan mendatang. Perpanjangan yang akan dibarengi dengan denda progresif dinilai percuma apabila pengawasannya lemah.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Fraksi PKB DPRD DKI Jakarta, Hasballah Ilyas mengatakan, selama masa pandemi ini Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pintar memberi ide. Namun pada kenyataannya, ide-ide itu tak pernah direalisasikan.

Ia pun pesimis sanksi denda progresif pada masa perpanjangan PSBB transisi yang keempat kalinya itu dapat menekan laju penularan Covid-19 di Jakarta.

"Pemprov DKI masih lemah melakukan pengawasan. Pelanggaran masih ditemukan di mana-mana. Saya pesimis ancaman denda progresif ini bisa berjalan mulus," kata Hasballah kepada wartawan, Kamis (13/8/2020).

Hasbiallah menyarankan agar Gubenrur Anies melibatkan pihak kepolisian dan TNI untuk menegakan aturan PSBB kali ini. Dia tidak yakin kalau Satpol PP bisa bisa bergerak sendiri menegakan aturan ini.

Baca Juga : Pedagang Positif Covid-19, Pujasera Blok S Jaksel Ditutup Sementara

Baca Juga : KPK Sita Kebun Sawit Seluas 530,8 Hektare Terkait Kasus Nurhadi

"Pengawasan musti ketat, ide bagus itu kalau koordinasi dengan kepolisian dengan tentara itu turun juga di bawah membantu satpol PP. Karena kalau kita mengandalkan satpol PP enggak mampu," pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta akan kembali memperpanjang masa PSBB transisi hingga dua pekan mendatang. Pengawasan dan sanksi denda Fase PSBB transisi ke empat kalinya itu akan diperketat.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (Ariza) mengatakan, perpanjangan PSBB transisi itu lantaran status kasus positif Covid-19 di Jakarta masih terus meninggi. PSBB transisi itu sendiri akan berakhir pada hari ini.

"Diperpanjang selama dua pekan," kata Ariza kepada wartawan, Rabu 12 Agustus 2020.

Ariza menjelaskan, dalam masa PSBB transisi nanti, pihaknya akan lebih memperketat pengawasan dan penegakan sanksinya. Termasuk penerapan sanksi denda progresif yang kini masih dibahas aturanya. "Semua tempat kita awasi. Kalau sekali melanggar kota kenakan denda, dua kali melanggat dendanya dua kali lipat," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini