Wagub DKI Angkat Bicara soal Pesan Berantai Tentang Fasilitas Kesehatan Terbatas

Bima Setiyadi, Koran SI · Kamis 13 Agustus 2020 15:43 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 13 338 2261664 wagub-dki-angkat-bicara-soal-pesan-berantai-tentang-fasilitas-kesehatan-terbatas-gNHqN3EY3o.jpg Wakil Gubernur DKI Jakarta, Riza Patria (Foto: Istimewa)

JAKARTA - Beredar pesan berantai di wassap dari camat di DKI Jakarta perihal himbauan penting dari Gubenrur DKI tentang Covid-19. Salah satu isinya yaitu fasilitas kesehatan dan tenaga medis jumlahnya sudah terbatas.

"Sekarang fasilitas kesehatan sudah tidak lagi mampu menampung para penderita yang positif. Terlebih jumlah petugas kesehatan yg berada di garda terdepan dan paling beresiko terpapar juga sangat terbatas. Jika masih berkumpul yg tidak perlu, sangat rentan terjadinya penularan. Ketika sudah menjadi positif, kemana lagi kita akan diobati? Karena fasilitas kesehatan dan tenaga medis saat ini sudah sangat terbatas," seperti yang dikutip dalam pesan berantai tesebut, Kamis (13/8/2020).

Soal itu, Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) mengakui bahwa kondisi Covid-19 di Jakarta terus melonjak perharinya. Namun kondisi Covid-19 di Ibu Kota tidak parah walau saat ini jumlah warga yang terinfeksi wabah mematikan itu sudah mencapai 27.424 kasus.

Bahkan, kata dia, tingkat kematian karena wabah yang mendunia tergolong rendah. Dari keseluruhan kasus yang ada kata dia kasus kematian hanya mencapai 3,7 persen.

“Sekarang ini kan teman-teman bisa lihat, kasusnya belum membaik ya kan, masih ada virusnya, tapi kan tidak parah, Jakarta kan angka kematiannya 3,7 persen, gitu loh," ungkapnya.

Selain itu, kata Ariza, Pemprov DKI Jakarta pastikan ketersedian Rumah Sakit di Jakarta memadai. Dia pun memastikan tidak akan ada pasien Covid-19 yang sampai terlantar atau terbengkalai penangananya. "Tidak ada yang over kapasitas," ujarnya.

Riza menjelaskan, saat ini Pemprov DKI Jakarta menyiapkan 67 rumah sakit rujukan untuk menangani pasien yang terpapar Covid-19. Dari keseluruhan rumah sakit ini terdapat 4.556 tempat tidur untuk ruang isolasi dan 659 lainnya di ruang ICU khusus Covid-19.

Baca Juga : Pemerintah Sudah Periksa 1,8 Juta Spesimen Covid-19

Baca Juga : Sanksi Denda Progresif PSBB Transisi Percuma jika Pengawasan Lemah

Politisi Partai Gerindra itu tidak menampik kalau dari kapasitas yang ada kini hanya tersisa 55 persen saja. Tetapi dia meminta warga Jakarta untuk tidak mengkhawatirkan hal itu. Kapasitas rumah sakit ini kata dia juga terus diupayakan untuk dilakukan peningkatan.

"Ya kurang lebih di atas 50 persen sudah terisi. Tapi kan ada peningkatan," jelasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini