Beraksi Siang Hari, Maling Motor di Tambora Nyaris Tewas Dihajar Massa

Mohamad Yan Yusuf, Sindonews · Kamis 13 Agustus 2020 21:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 13 338 2261905 beraksi-siang-hari-maling-motor-di-tambora-nyaris-tewas-dihajar-massa-3gAb6IdxkN.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

JAKARTA - Seorang pencuri motor nyaris tewas usai tertangkap tangan mencuri motor di Kampung Janis RT 07 RW 08, Pekojan, Tambora, Jakarta Barat, Kamis (13/8/2020) sekira pukul 13.00 WIB.

Beruntung, nyawa pria tersebut berhasil diselamatkan setelah sejumlah anggota membawa ke kantor Kelurahan Pekojan yang ada persis di sebelah gang lokasi kejadian. Saat ini, usai dihakimi massa yang geram dengan ulahnya, maling tersebut telah dibawa ke Mapolsek Tambora, Jakarta Barat.

Ketua RT Yanto menjelaskan maling itu tertangkap basah oleh pemilik motor saat tengah mendorong sepeda motor Honda Beat yang diparkir di teras rumah siang tadi.

"Menurut info dari yang punya motor, dia ngeliat dari lantai dua rumahnya kalau motornya didorong orang," kata Yanto ditemui di lokasi.

Baca Juga: Dalam Semalam, 4 Sepeda Raib Digasak Maling di Perumahan Parung Panjang

Yanto mengatakan, saat itu, korban langsung meneriaki maling sehingga mengundang perhatian warga yang lain. Alhasil, pelaku yang sedang mendorong tak bisa berkutik.

Kondisi ini diperburuk dengan kondisi gang yang sempit sehingga tak dapat melarikan diri. "Jadi motornya itu kuncinya udah dirusak, tapi motornya distarter enggak mau nyala keburu ketahuan," ujarnya.

Yanto memastikan pelaku bukanlah warga sekitar. Sebab warga disana tak ada mengenalnya.

Sementara itu, Rahmayadi, petugas keamanan Kelurahan Pekojan mengatakan, saat diamankan di kelurahan, pria tersebut sudah dalam kondisi babak belur.

"Kondisinya udah babak belur orang udah dipukulin sama warga yang kesal. Kita udah tanyain dia anak mana tapi enggak mau ngaku, yang pasti bukan orang sini," katanya.

Baca Juga: Oknum PNS Dalangin Pencurian Genset hingga Kursi Plastik di Kantor Camat 

Rahmayadi menambahkan, saat beraksi pelaku diduga bersama seorang rekannya yang berhasil melarikan diri. "Yang disini itu yang eksekutornya. Kayaknya dia enggak sendiri, tapi temannya udah kabur," tutupnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini