Bunuh Diri, Pelajar Tertabrak KRL dan Tinggalkan Surat Minta Jasadnya Dibakar

Muhamad Rizky, Okezone · Jum'at 14 Agustus 2020 12:43 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 14 338 2262136 bunuh-diri-pelajar-tertabrak-krl-dan-tinggalkan-surat-minta-jasadnya-dibakar-ooRMTl8bYf.jpg Ilustrasi

JAKARTA - Seorang pelajar bernama Wiliam Tanton (19) ditemukan tewas usai ditabrak kereta rel listrik (KRL) jurusan Manggarai-Tanah Abang di Jalan Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat pada Selasa (11/8/2020) lalu.

Kanit Reskrim Polsek Metro Menteng Kompol Gozali Luhulima membenarkan adanya peristiwa tersebut.

"Pada hari Selasa 11 Agustus 2020 pukul 16.20 WIB telah di temukan jasad jenis kelamin laki-laki yang tertabrak kereta api jurusan Manggarai arah Tanah Abang," kata Gozali dalam keterangan tertulisnya, Jumat (14/8/2020).

Ghozali menuturkan, pelajar tersebut diduga melakukan aksi bunuh diri sebab berdasarkan keterangan saksi yang melihat korban sekira pukul 15.57 WIB awalnya berada di trotoar pinggir Jalan Latuharhary kemudian masuk ke rel.

"(Korban) menyebrang ke arah rel kereta berdiri di bawah pohon besar. Dan setelah ada kereta api lewat arah dari Stasiun Manggarai - Stasiun Tanah Abang korban melakukan aksi tengkurap seperti orang bunuh diri di rel kereta," ungkapnya.

Polisi kemudian melakukan pemeriksaan ke lokasi dan menemukan korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa. "Saat dilakukan pengecekan, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan kondisi kepala putus," tuturnya.

Dalam peristiwa tersebut polisi juga menemukam sebuah amplop putih yang diduga milik korban yang berisi sebuah pesan agar jasadnya tidak dikubur melainkan dibakar.

"Satu buah amplop putih bertuliskan 'tidak perlu dikubur, bakar saja im fine, thank you, sorry ya terimakasih'," tambah Gozali.

Adapun saat ini semua barang bukti yang ditemukan di lokasi telah diamankan oleh pihak kepolisian. Sementara itu jenazah korban dibawa ke RSCM.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini