DPRD DKI Dorong Banyak Pilihan untuk Pengganti Kantong Plastik

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Jum'at 14 Agustus 2020 20:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 14 338 2262483 dprd-dki-dorong-banyak-pilihan-untuk-pengganti-kantong-plastik-40g60kAMYT.jpg Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, M Taufik (foto: Okezone)

JAKARTA - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Mohammad Taufik mendorong agar pengganti kantong plastik diberikan banyak pilihan. Menurut dia, banyaknya pilihan pengganti kantong kresek tersebut bisa mencegah adanya monopoli.

"Yang penting jangan plastik kresek konvensional seperti dulu yang sulit terurai. Namun, harus ada pilihan yang membuat masyarakat semakin diuntungkan, dan juga tidak terbebani. Jangan sampai solusinya hanya terbatas dan tidak banyak alternatif, sebab akan menjadi mahal yang membebani masyarakat dan lagi dikhawatirkan akan menuju monopoli," ujar Taufik, Kamis (12/8/2020).

 Plastik

Ia menilai, saat ini banyak toko atau mal yang menggunakan spunbond yang merupakan senyawa polypropylene (plastik konvensional), dimana masih mengandung mikroplastik.

Selain itu, penggunaan kantong belanja dengan kertas akan sulit digunakan ulang. Sehingga, berpotensi menjadi isu lingkungan dengan melakukan penebangan hutan.

"Tentang kantong-kantong daun, ranting, anyaman, itu saya lihat bagus sekali. Tetapi memang masih ada keterbatasan yaitu terutama dari fungsional yang tidak rapat sehingga air-air bisa keluar menetes. Lalu juga lebih cepat rusak sehingga pakai ulangnya terbatas," ujarnya.

 

Politisi Gerindra itu mengatakan, perlu banyak pilihan soal penggunaan pengganti kantong plastik lantaran kebutuhan pengganti kantong plastik tersebut cukup besar di Ibu Kota.

"Jadi kalau ada juga material-material baru seperti yang saya lihat dari singkong ya semakin bagus karena konsumsi tidak akan terkonsentrasi ke kertas atau polypropylene plastik saja. Yang penting kantong singkong ini harus kuat anti air, tidak larut, agar bisa dipakai ulang, dan kalau bisa di zaman Covid ini bisa dicuci juga," sambungnya.

Taufik mendorong adanya inovasi dari pelarangan kantong kresek. Apalagi, lanjut dia, penggunaan kantong dari bahan dasar singkong akan menguntungkan petani.

"Jadi implementasi Pergub 142/2019 baiknya mengakomodasi solusi-solusi inovatif juga, yang penting semuanya berubah ke arah green mulai dari perilaku, cara pakai kantong harus pakai ulang, sampai material-material inovatif yang ada, yang penting lebih baik dan bukan dari konvensional plastik," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini