Gubernur Anies Lantik Mantan Penyidik KPK Jadi Pejabat DKI

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Jum'at 14 Agustus 2020 21:23 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 14 338 2262524 gubernur-anies-lantik-mantan-penyidik-kpk-jadi-pejabat-dki-3Ta3nOWsiP.jpg Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (foto: Okezone)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan melantik dua pejabat eselon II di Balai Kota DKI Jakarta pada hari ini, Jumat (14/8/2020).

Keduanya yakni Kepala Biro Kerja Sama Daerah (KSD) Sekretariat Daerah DKI Jakarta, Andhika Permata; dan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta, Mohammad Tsani Annafari.

 Baca juga: Anies Kembali Perpanjang PSBB Transisi hingga 27 Agustus 2020

Kepala Bapeda Mohammad Tsani Annafari tercatat pernah mengemban tugas sebagai fungsional di lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sementara, Andhika sebelumnya merupakan Plt Kepala Biro KSD Sekretariat Daerah DKI Jakarta.

"Kepala Bapenda sebelumnya sebagai jabatan fungsional penyidik di KPK, kemudian setelah itu dalam bulan Februari 2020 (sudah pindah) sebagai jabatan fungsional kebijakan fiskal di Kementerian Keuangan," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta, Chaidir di Balai Kota.

 Baca juga: Pemprov DKI Catat Penambahan 575 Kasus Covid-19 Hari Ini 

Ia mengatakan, Mohammad Tsani mengajukan lamaran kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai Kepala Bapenda DKI Jakarta. Dua pejabat yang dilantik itu merupakan hasil seleksi terbuka yang dilakukan DKI.

"Ini pelantikan hasil seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yang dibuka pada awal bulan Februari sebelum pandemi Covid-19," terang Chaidir.

Ia menambahkan, terdapat enam jabatan yang dilelang terbuka. Namun, hanya dua jabatan yang berhasil lolos seleksi hingga tahap wawacara.

Keenam jabatan tersebut yakni Kepala Bapenda, Wakil Bapenda, Kepala Biro Kerja Sama, Wakil Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM), serta Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPRKP).

Para pejabat yang lolos seleksi akan langsung diwawancarai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Satu jabatan harus ada tiga kandidat, yang memenuhi syarat dan masih memenuhi syarat. Tinggal dari kandidat ini, hak prerogatif dari pejabat pembina kepegawaian adalah Gubernur untuk memilih di antara mereka," terangnya.

Chaidir menerangkan, Pemprov DKI Jakarta akan kembali membuka jabatan baru untuk posisi yang masih kosong. Tercatat ada 12 jabatan tinggi di Pemprov DKI Jakarta yang masih kosong dan diisi oleh Pelaksana tugas (Plt).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini