Bertarung di Pilkada Tangsel, Ini Makna Kemerdekaan bagi Azizah dan Saras

Hambali, Okezone · Selasa 18 Agustus 2020 04:42 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 18 338 2263622 bertarung-di-pilkada-tangsel-ini-makna-kemerdekaan-bagi-azizah-dan-saras-PHDCNiw3bq.png Rahayu Saraswati (Foto : Okezone.com/Hambali)

TANGERANG SELATAN - Siti Nur Azizah dan Rahayu Saraswati bakal bersaing dalam perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Kedua srikandi itu menjadi bakal calon pada posisi berbeda. Jika Azizah maju merebut kursi wali kota, maka beda hal dengan Saras yang akan memerebutkan kursi wakil wali kota.

Azizah merupakan putri Wakil Presiden KH.Ma'ruf Amien, sedang Saras adalah anak dari Hashim Djojohadikusumo, adik kandung Prabowo Subianto. Baik Azizah atau Saras, keduanya mewakili trah kekuasaan di tingkat nasional.

Mereka turut ambil bagian dalam pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75, Senin (17/8/2020). Ada makna serta pesan berbeda yang disampaikan Azizah dan Saras pada perayaan kali ini.

Azizah menganggap, bahwa makna kemerdekaan adalah setiap orang yang dirinya mampu memiliki kebebasan untuk menentukan pilihannya masing-masing demi mendapatkan sesuatu yang lebih baik.

"Merdeka itu artinya kita memiliki kebebasan untuk memilih pilihan kita, tanpa ada rasa khawatir," katanya usai membuka turnamen sepak bola di Ciputat.

Di tengah pandemi saat ini, kata Azizah, maka ungkapan syukur atas kemerdekaan itu harus diwujudkan dengan menciptakan pemikiran yang membawa perubahan.

"Artrinya kita mampu memilih. Kita ingin keluar dari ujian yang kita hadapi bersama Tidak hanya di Indonesia, tapi juga dunia," jelasnya.

Sementara pada kesempatan terpisah, Saras memilih mendatangi makam leluhurnya yang tewas dalam Peristiwa Lengkong 1946. Menurut dia, kemerdekaan adalah anugerah tak ternilai yang diperjuangkan para pedahulu.

"Kali ini dalam rangka kemerdekaan Republik Indonesia ke 75. Kami datang untuk menghormati dan menghargai pengorbanan dari para leluhur terutama karena juga ada ikatan batin bagi saya," terangnya

Azizah putri Wapres Mauf Amin maju di Pilkada Tangsel (Foto : Okezone.com/Hambali)

Baca Juga : Pertarungan 2 Srikandi di Pilkada Tangsel, Anak Ma'ruf Amin Vs Keponakan Prabowo

"Bagaimana saya menyadari bahwa saya sekarang terpanggil untuk ke Tangsel itu rupanya memang ada panggilan dari leluhur, di mana mereka telah mengorbankan jiwa dan raga mereka mereka gugur di peristiwa Lengkong," tambah Saras.

Saras pun mengajak generasi muda agar memelajari nilai-nilai sejarah. Kata dia, masing-masing generasi harus berperan serta membangun sebuah bangsa. Jika para pejuang telah memersembahkan kemerdekaan, maka generasi saat ini harus pula bisa mengisinya dengan hal positif.

"Satu hal yang tentunya mau kita sampaikan ke masyarakat tentunya untuk anak-anak muda Tangsel, untuk tidak melupakan sejarah, pengorbanan para leluhur kita. Dimana kita bisa menikmati kemerdekaan sekarang ini adalah karena mereka semua, mungkin itu pesan yang mau disampaikan," tukasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini