Awas! Rampok Bersenjata Tajam Tebar Teror di Jakarta Barat

Mohamad Yan Yusuf, Sindonews · Rabu 19 Agustus 2020 14:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 19 338 2264445 awas-rampok-bersenjata-tajam-tebar-teror-di-jakarta-barat-uebSTnjMbt.jpg Korban perampokan (Foto Sindonews)

JAKARTA - Komplotan perampok bersenjata tajam menebar teror di wilayah Jakarta Barat. Sebuah toko kelontong di Kembangan, Jakarta Barat menjadi sasarannya. Para pelaku juga melukai pemilik warung, bernama Randi.

Pria 27 tahun itu terluka di bagian lengannya saat berupaya melawan aksi perampok di kawasan tersebut pada, Rabu (19/8/2020) dini hari.

Kronologi kejadian bermula saat itu korban sedang menjaga warungnya, tiba-tiba dia didatangi dua orang pelaku.

“Seorang pelaku membeli rokoK. Saat menyerahkan uang kembalian, pelaku lainnya mengeluarkan golok dan menempelkannya di leher. Saya pasrah aja dengan kondisi itu, takut dibeset leher saya,” ujarnya di lokasi, Rabu (19/8/2020).

Tanpa melawan, Randi mempersilahkan pelaku mengambil smartphone korban yang berada dalam toko. Setelah itu, pelaku kemudian melarikan diri.

Melihat kedua pelaku melarikan diri, korban langsung mengejanya. Randi berhasil membuat kedua perampok jatuh. Naas Randi ikut terjatuh ke aspal dan sempat alami luka bacok di jari jempolnya. "Ini saya alami luka di telapak tangan karena terjatuh dan terkena bacokan," papar Randi.

Sampai saat ini Randi belum membuat surat laporan polisi. Namun ia mengaku sudah didatangi polisi Rabu pagi tadi. "Tadi sudah didatangi polisi. Disuruh buat surat laporan tapi saya belum sempat karena belum ada yang antar," ujarnya.

Dijelaskan Randi, lokasi tersebut rawan rampok atau begal. Namun sejak beberapa bulan belakangan ini tidak pernah ada kejadian rampok di kawasan tersebut.

Namun dia mengaku baru pertama kalinya menjadi korban rampok. Oleh karena itu, dia berharap kejadian semalam menjadi yang terakhir kalinya terjadi di kawasan tersebut.

"Kalau dulu sih sering ada rampok atau begal. Tapi sekarang sudah jarang. Terus baru ini ada lagi," tutup Randi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini