Jadi Tersangka, Lurah Benda Baru Tak Ditahan

INews.id, · Rabu 19 Agustus 2020 23:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 19 338 2264760 ditetapkan-tersangka-lurah-benda-baru-tak-ditahan-yIAOD4rxwD.jpg Mediasi kasus Lurah Benda Baru Saidun usai mengamuk di SMAN 3 Tangerang Selatan (Foto: Okezone/Hambali)

JAKARTA - Kasus perusakan oleh Lurah Benda Baru, Saidun, yang gagal memasukan siswa titipan ke SMAN 3 Kota Tangerang Selatan(Tangsel), Pamulang, memasuki babak baru. Petugas Polsek Pamulang menaikkan status Saidun dari saksi menjadi tersangka.

Meski demikian, penetapan itu tidak dibarengi dengan pemanggilan dan tindakan penahanan terhadap Lurah Saidun yang masih aktif bertugas. 

Kapolsek Pamulang Kompol Supiyanto mengatakan, berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan saksi-saksi dan barang bukti, polisi langsung melakukan gelar perkara.

"Dari hasil gelar perkara tersebut, telah ditemukan dua alat bukti. Jadi status terlapor kita tingkatkan menjadi tersangka," kata Supiyanto, di Polsek Pamulang, Tangsel, Rabu (19/8/2020).

Baca Juga:  Kasus Siswa Titipan SMAN 3 Tangsel, Lurah Benda Baru Jadi Tersangka

Adapun barang bukti yang ada pada polisi pecahan kaca dari toples beling yang ditendang Saidun di atas meja, serta rekaman CCTV saat Saidun menendang atas meja.

Polisi pun sudah melayangkan surat panggilan kepada Saidun, melalui Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany. Surat itu juga sudah ditembuskan kepada Camat Pamulang, namun saat ini masih belum ada tanggapan.

"Surat panggilan sudah kami layangkan ke Ibu Wali Kota Tangsel. Karena beliau juga seorang pegawai negeri, sudah kita tembuskan juga melalui Camat Pamulang. Jadi, tersangka baru dipanggil," katanya.

Baca Juga:  Lurah Ngamuk di SMAN 3 Tangsel Terancam Tertunda Kenaikan Gaji dan Pangkat

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini