Meski Dilarang, Warga Bekasi Tetap Gelar Pawai Obor

Wisnu Yusep, Okezone · Rabu 19 Agustus 2020 23:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 19 338 2264769 meski-dilarang-warga-bekasi-tetap-gelar-pawai-obor-BbMkW01bGB.jpg Pawai obor di Bekasi (Foto: Okezone/Wisnu Yusep)

BEKASI – Masyarakat Kota Bekasi, Jawa Barat tetap menyelenggarakan kegiatan pawai obor Tahun Baru Islam 1442 Hijriah. Meski, Pemerintah Kota Bekasi telah mengeluarkan surat edaran larangan pawai obor.

Pantauan Okezone di sejumlah lokasi terlihat warga antusias mengikuti pawai obor. Peserta pawai obor didominasi anak-anak.

Seperti di sepanjang Jalan Raya Pejuang, Bekasi Barat, ibu-ibu dan anak-anak terlihat membawa obor, sambil diiringi Shalawat Nabi. Mereka terlihat antusias mengikuti pawai obor tersebut.

Baca Juga:  Warga Bekasi Dilarang Pawai Obor Sambut Tahun Baru Islam 1442 Hijriah

 

Begitu juga di Jalan Bintara VI, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi masyarakat juga terlihat antusias mengikuti pawai obor tersebut. Sebagian ada yang menyemburkan api dan melantunkan Shalawatan.

Kemudian, di Perumahan Permata Hijau, Kaliabang Bekasi Utara. Warga di wilayah tersebut mengikuti kegiatan pawai obor tersebut. Terlihat sebagian tidak ada yang menggunakan masker.

Sementara Plh Satpol PP Kota Bekasi Lindon mengatakan, bahwa pihaknya tetap akan mengawasi penerapan protokol kesehatan. Hal itu penting untuk mencegah penyebaran Covid-19.

"Jadi, kegembiraan warga harus kita jaga ya, tetapi harus menerapkan protokol kesehatan," ujarnya ketika dikonfirmasi, Rabu (19/8/2020).

Lindon mengatakan, pihaknya sejauh ini masih memantau kegiatan warga dalam menyambut Tahun Baru Islam ini.

"Setiap wilayah sudah kita minotor, apapun kegiatannya harus sosial distancing, konsepnya itu kan ya. Apapun kegiatannya dia harus menerapkan sosial distancing," beber dia.

Menurutnya, warga yang mengikuti kegiatan tetap harus menerapkan protokol kesehatan seperti penggunaan masker dan jaga jarak. "Kita lagi monitor di lapangan (masih kondusif)," klaim dia.

Ketika disinggung akan memberikan sanksi bagi warga yang melanggar protokol kesehatan, Lindon mengaku hanya akan memberikan peringatan. "Diingatkan saja untuk menerapkan protokol kesehatan," jelas dia.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini