Kasus Covid-19 di Kabupaten Tangerang Didominasi OTG

Isty Maulidya, Okezone · Kamis 20 Agustus 2020 14:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 20 338 2264965 kasus-covid-19-di-kabupaten-tangerang-didominasi-otg-VEq7ccunv0.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

TANGERANG - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Desiriana Dinardianti mengatakan, kasus Covid-19 di Kabupaten Tangerang didominasi oleh Orang Tanpa Gejala (OTG).

Sebanyak 60 persen pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 adalah OTG. Meskipun ada peningkatan kasus secara signifikan, angka kesembuhan juga ikut naik dan angka kematian justru menurun.

"Memang ada lonjakan signifikan kasus Covid-19 di Kabupaten Tangerang, tetapi jumlah kasus kematian masih cenderung stabil dan terjadi penurunan," ungkap Desi, Kamis (20/8/2020).

 virus corona

Desi juga mengatakan, saat ini pihaknya kembali melakukan evaluasi terkait beberapa kelonggaran yang diberikan kepada masyarakat. Selain itu, aktivitas masyarakat yang semakin meningkat juga bisa menjadi penyebab kembali meningkatnya kasus Covid-19. Wilayah kabupaten Tangerang juga saat ini kembali memasuki zona oranye setelah sebelumnya sudah berada di zona kuning.

"Saat ini kita berada di zona oranye, jadi mungkin kita harus evaluasi kembali untuk kelengkapan kelonggaran yang sudah kita berikan," ungkap Desiriana.

Selain itu, pihaknya juga sudah melakukan PCR Test sebanyak 14.840 dan sudah melampaui target dari Bappenas. Sementara untuk Rapid Test sudah dilakukan lebih dari 30.000 kali. Kedepannya Pemkab Tangerang akan terus melakukan rapid test dan pcr test untuk mendeteksi Covid-19 sedini mungkin.

"Jumlah ini sudah bisa melampaui target dari Bappenas namun, memang belum mencapai target dari WHO," sambung Desi.

Berdasarkan data yang didapatkan dari situs resmi Covid-19 Kabupaten Tangerang, jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 berjumlah 534 kasus. Sebanyak 374 pasien sembuh, dan meninggal 18 orang. Kemudian Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah total 1.018 kasus, dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 2.760 kasus.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini