Seorang Kakek Cabuli 4 Anak Tetangga, Begini Modusnya

Isty Maulidya, Okezone · Senin 24 Agustus 2020 12:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 24 338 2266433 seorang-kakek-cabuli-4-anak-tetangga-begini-modusnya-t0qrVZU1cT.jpg Ilustrasi. Foto: Shutterstock

TANGERANG - Seorang kakek berinisial AKD (59) diamankan polisi setelah diketahui melakukan tindakan cabul terhadap 4 anak tetangganya. Aksinya tersebut terungkap setelah salah satu orangtua korban mencurigai ada anak yang bermain ke rumah pelaku dengan mengajak anak yang lain.

"Diamankan atas laporan orangtua korban tanggal 16 Agustus 2020 kemarin. Pelapor curiga saat salah satu anak mengajak anak lainnya untuk datang ke rumah pelaku," ujar Kapolsek Jatiuwung Kompol Aditya Sambiring, pada Senin (24/08/2020)

Pelaku mencabuli korban dengan modus mengajak bermain dan diberi uang jajan Rp5 ribu hingga Rp10 ribu. Aksinya itu dilakukan ketika rumah dalam keadaan sepi.

Berdasarkan pengakuan dari pelaku, pencabulan tersebut sudah berlangsung lama dan dilakukan kepada 4 orang anak dengan rentang usia 5 sampai 10 tahun.

Baca Juga: Kakak Teriak Lihat Adik Dicabuli Dukun Palsu di Kamar 

"Saat korban main ke rumahnya, tersangka menyentuh kemaluan korban dan mencabuli korban. Setelah itu diberikan uang jajan," jelas Kapolsek.

Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui kemungkinan adanya korban lain. Untuk sementara jumlah korban sebanyak 4 orang dan merupakan anak tetangga pelaku. Keempat korban saat ini sudah melakukan visum dan juga akan didampingi oleh petugas Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Polres Tangerang untuk melakukan trauma healing.

"Karena kasus ini berhubungan dengan anak dan mehilangkan trauma healing, kita lakukan koordinasi dengan pihak PPA Polres dan KPAI," jelasnya.

Baca Juga: Mulut Dibekap dan Kaki Diikat, Gadis di Sumsel Diperkosa Ayah Tirinya

Saat ini pelaku sudah diamankan beserta sejumlag barang bukti. Pelaku akan dijerat dengan pasal 76D dan atau 76E Undang-undang Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini