12 Tersangka Kasus Pembunuhan Pengusaha Pelayaran di Kelapa Gading Terancam Hukuman Mati

Muhamad Rizky, Okezone · Senin 24 Agustus 2020 18:36 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 24 338 2266733 12-tersangka-kasus-pembunuhan-pengusaha-pelayaran-di-kelapa-gading-terancam-hukuman-mati-jwU4UxSajl.jpg Polda Metro Jaya gelar konferensi pers terkait kasus penembakan di Kelapa Gading (Foto : Sindo/Ari Sandita)

JAKARTA - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana mengatakan ke 12 orang tersangka kasus pembunuhan berencana terhadap pengusaha pelayaran di Kelapa Gading, Jakarta Utara, terancam hukuman mati.

"Para tersangka ini kita kenakan pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 dan atau Pasal 1 UU Darurat RI Nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup atau 20 tahun penjara," kata Nana Mapolda Metro Jaya, Senin (24/8/2020).

Ke-12 tersangka yang berhasil ditangkap tersebut diantaranya adalah NL, R alias MM, SY, DM alias M, SP, AJ, MR, DW alias D, R, RS, dan TH.

Adapun dalam kasus ini NL adalah karyawan korban sekaligus otak pembunuhan berencana terhadap Sugianto. NL sakit hati karena sering dimarahi dan dilecehkan.

NL juga mendapat ancaman dari korban akan dilaporkan ke polisi karena diduga tidak membayarkan pajak perusahaan.

Baca Juga : Positif Covid-19 Bertambah 1.887 Kasus, Berikut Sebaran di 34 Provinsi

Baca Juga : Motif Penembakan Bos Perusahaan Pelayaran di Kelapa Gading, Pelaku Pernah Dilecehkan Korban

"Yang bersangkutan ketakutan karena dari tahun 2012 (bekerja) di bagian administrasi (perusahaan). Jadi selama ini (pelaku) yang urus pajak tapi pajak ini tak semua diserahkan ke kantor pajak, sehingga ada teguran kantor pajak ke perusahaan tersebut, hal inilah korban menyampaikan bahwa tersangka akan dilaporkan ke polisi, inilah kekhawatiran (pelaku) sehingga hendak membunuh," kata Nana.

Diketahui sebelumnya, pengusaha pelayaran Sugianto (51) tewas setelah ditembak oleh orang tak dikenal di ruko Royal Gading Square, Kelapa Gading, Jakarta Utara pada 13 Agustus 2020 lalu.

Korban tewas dengan 5 luka tembakan di bagian kepala dan juga badan. Eksekusi terhadap korban sendiri dilakukan dua orang, pertama selaku joki yang menunggu dimotor dan eksekutor penembakan.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini