Epidemiolog Harap Sanksi Denda di Jakarta Dapat Dijalankan dengan Tegas

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Selasa 25 Agustus 2020 07:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 25 338 2266877 epidemiolog-harap-sanksi-denda-di-jakarta-dapat-dijalankan-dengan-tegas-FTPFhyHrz4.jpg Masyarakat menggunakan masker untuk menghindari penularan corona. (Foto : Okezone.com/Heru Haryono)

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengeluarkan aturan terkait denda Rp 1 juta bagi masyarakat yang berulang tak menggunakan masker di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi.

Terkait hal itu, pakar epidemiologi dari Universitas Airlangga (Unair) Laura Navila Yamani mengatakan, langkah yang diambil Pemprov DKI sudah tepat.

Namun dengan catatan, aturan itu dapat berjalan secara tegas sehingga dapat menekan angka kasus penyebaran virus corona di Ibu Kota.

“Harusnya kalau itu diberlakukan dan memang tegas aturan itu, saya rasa bisa mengendalikan penyebaran kasus. Kalau itu diperketat di lapangan dan memang kaya itu bisa saya rasa mengendalikan penyebaran kasus,” ujar Laura saat dihubungi Okezone di Jakarta, Selasa (25/8/2020).

Namun bila aturan tersebut tidak dijalankan secara tegas, kata laura, penularan virus corona di Jakarta pun akan terus bertambah.

Baca Juga : PDIP Nilai Sanksi Denda Tak Pakai Masker Tidak Efektif Tekan Penyebaran Covid-19

“Tapi, saya rasa kalau hanya sekadar satu dua hari atau tidak berlaku seterusnya bisa saja penularan masih terus,” ujarnya.

Baca Juga : Anak Buah Jokowi Tidak Serius Kampanyekan Pemakaian Masker

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini