Kembali Melonjak, Kasus Corona di Jakarta Bertambah 636 Hari Ini

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Selasa 25 Agustus 2020 18:35 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 25 338 2267322 kembali-melonjak-kasus-corona-di-jakarta-bertambah-636-hari-ini-Ut0ifwJxqd.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Kasus penularan Covid-19 kembali meninggi di DKI Jakarta, Selasa (25/8/2020). Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengatakan, pihaknya mencatat terdapat 636 kasus pada hari ini.

Dinkes DKI Jakarta melakukan test PCR sebanyak 5.635 spesimen. Dari jumlah itu, sebanyak 4.511 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 636 positif dan 3.875 negatif.

"Dari 636 kasus positif tersebut, 218 kasus baru hari ini adalah akumulasi data dari tanggal 22 dan 23 yang baru dilaporkan. Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 53.135. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 41.539," ujarnya.

Baca Juga:  Bertambah 1.807, Total 112.867 Orang Sembuh Virus Corona

Sementara itu, jumlah kasus aktif di DKI Jakarta sampai saat ini sebanyak 7.816 (orang yang masih dirawat / isolasi). Sedangkan, jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 34.931 kasus. Dari jumlah tersebut, 25.986 orang dinyatakan telah sembuh.

"Dengan tingkat kesembuhan 74,4%, dan 1.129 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 3,2%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 4,3%," terangnya.

Dwi menambahkan, positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 10%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 6,2%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%.

Pemprov DKI Jakarta telah menyediakan tempat tidur isolasi dan tempat tidur ICU dalam penanganan Covid-19. Dari jumlah tempat tidur isolasi sebanyak 4.456 di 67 RS rujukan, berdasarkan data terakhir pada 23 Agustus, persentase keterpakaiannya sebesar 64%. Sedangkan, dari jumlah tempat tidur ICU sebanyak 483 di 67 RS rujukan, berdasarkan data terakhir pada 23 Agustus, persentase keterpakaiannya sebesar 71%.

Pada perpanjangan kembali PSBB transisi fase I ini, Pemprov DKI Jakarta menyarankan, bagi masyarakat yang ingin memasuki wilayah Jakarta untuk melakukan pemeriksaan mandiri Covid-19 melalui JakCLM di aplikasi JAKI.

Melalui JakCLM, masyarakat dapat mengetahui risiko Covid-19 serta mendapatkan berbagai rekomendasi kesehatan sesuai dengan risiko yang dimiliki. Kontribusi masyarakat dalam pengisian JakCLM dapat membantu Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan pencegahaan penyebaran kasus Covid-19 di Jakarta.

Baca Juga:  Update Covid-19 per 25 Agustus 2020: Positif 157.859 Orang, 112.867 Sembuh & 6.858 Meninggal Dunia

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta memperketat kegiatan-kegiatan yang berpotensi mendatangkan kerumunan di ruang publik. Seperti, meniadakan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) dan meniadakan Kawasan Khusus Pesepeda (KKP).

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini