Jubir Satgas Covid-19 Jadi Kandidat Sekda Kota Bogor

Haryudi, Koran SI · Selasa 25 Agustus 2020 21:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 25 338 2267421 jubir-satgas-covid-19-jadi-kandidat-sekda-kota-bogor-IbeUGTuUmV.jpg Kepala BKPSDM Taufik membacaran kandidat Sekda Pemkot Bogor (Foto : Sindonews.com/Haryudi)

BOGOR - Ada yang menarik dari proses seleksi lelang jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Selasa (25/08/2020). Pasalnya, dari enam calon Sekda Kota Bogor, satu diantaranya merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang kini menjabat sebagai Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Bogor yakni, Syarifah Sofiah.

Syarifah Sofiah diketahui sebagai PNS senior di lingkungan Pemkab Bogor yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan (Bappedalitbang) Kabupaten Bogor.

Sedangkan lima orang lagi adalah dari internal Pemkot Bogor sendiri yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Denny Mulyadi, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Firdaus, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Hanafi, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Herry Karnadi dan Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Bogor Irwan Riyanto.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemkot Bogor, Taufik mengatakan, enam calon Sekda Kota Bogor itu dinyatakan lolos seleksi administrasi pendaftaran peserta lelang jabatan terbuka atau Open Bidding Sekda Kota Bogor. "Mereka mendaftarkan diri dan lolos untuk bersaing memperebutkan posisi Sekda Kota Bogor sejak Open Bidding Sekda Kota Bogor dibuka Juli hingga 21 Agustus lalu," kata Taufik, Selasa (25/8/2020).

Dia menuturkan, tahapan selanjutnya akan dilakukan sesuai jadwal yang tertuang dan disepakati Pansel, seperti menyerahkan administrasi yang sudah diupload, proses rekam jejak, penyusunan makalah, pemaparan visi misi dan pelaksanaan uji kompetensi. "Terkait ujian kompetensi akan dilakukan di BKN Pusat yang memang biasa menangani assessment KPK, Polri dan lainnya," ujarnya.

Baca Juga : Pemkot Depok Klaim Berhasil Turunkan Penyebaran Virus Corona

Baca Juga : Kota Bogor Jadi Zona Oranye Covid-19, Terbanyak Usia Muda

Taufik melanjutkan, jika proses ini sesuai rencana, pada 17 September mendatang, tim Pansel akan mengumumkan tiga nama terbaik. "Kemudian di hari selanjutnya tiga besar ini akan mengikuti tes kesehatan dan di 22 September penyerahan hasil kepada Wali Kota Bogor Bima Arya untuk kemudian dipilih dan segera dijadwalkan pelantikan," jelasnya.

Pihaknya meyakini susunan tim pansel saat ini yang terdiri dari unsur pemerintah dan akademisi sudah sangat mumpuni dan bisa bekerja dengan integritas tinggi, sehingga yang terpilih nantinya memang yang terbaik untuk posisi Sekda Kota Bogor.

"Harapan kami 1 Oktober pas Pak Sekda Ade Sarip pensiun, di tanggal itu juga sudah ada penggantinya. Jadi, tidak perlu ada Plt atau Plu-nya," pungkasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini