Mayat Janda Dalam Kardus di Tangsel Diduga Dibunuh Pria Beristri

Hambali, Okezone · Rabu 26 Agustus 2020 10:47 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 26 338 2267584 mayat-janda-dalam-kardus-di-tangsel-diduga-dibunuh-pria-beristri-pdLIhyWvZU.jpg Lokasi penemuan mayat janda di kontrakan (foto: Okezone.com/Hambali)

TANGSEL - Teka-teki pelaku pembunuhan janda berinisial HY (31) yang jasadnya ditemukan di dalam kardus, mulai menemui titik terang. Kecurigaan mengarah pada pria beristri bernama M Nizar yang tinggal di kontrakan, lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kontrakan itu berada di Kampung Kebantenan, RT03 RW08, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel). Kontrakan M Nizar berada paling tengah, atau nomor 2 dari total 3 pintu kontrakan yang ada di bangunan satu atap tersebut.

 Baca juga: Mayat Wanita dalam Kardus Sudah Membusuk, Diduga Tewas 3 Hari Lalu

Mayat

Okezone coba berbincang dengan Miswanto (35), tetangga yang tinggal persis di depan kontrakan TKP. Dia terakhir kali bertemu dengan M Nizar pada Sabtu 22 Agustus 2020 siang. Ketika itu, Nizar tengah mencuci sepeda motornya di depan kontrakan.

"Sabtu siang, dia nyuci motor. Cuma negur sapa aja, karena kan sama-sama lagi repot waktu itu" katanya, Rabu (26/8/2020).

 Baca juga: Polisi Temukan Sajam di Samping Mayat Wanita dalam Kardus 

Miswanto sendiri mengetahui bahwa Nizar memang telah memiliki seorang istri dan 2 anak yang masih kecil. Ketiganya tinggal di kampung halaman di daerah Kuningan, Jawa Barat. Sekira sebulan lalu, mereka datang berlibur dan tinggal di kontrakan itu beberapa hari.

"Waktu itu istri sama 2 anaknya pernah datang, mungkin lagi liburan. Nginep beberapa hari," ucapnya.

Sedangkan untuk korban sendiri, Miswanto tak begitu kenal. Meskipun dia tahu jika korban HY adalah pacar gelap Nizar. Disebutkan, perawakannya kecil dan selalu mengenakan jilbab jika datang ke kontrakan.

"Saya enggak tahu persis kalau pacarnya, karena sepintas-sepintas aja lihatnya. Kalau dateng pakai jilbab, perawakannya agak kecil," imbuhnya.

Diceritakan Miswanto, sebenarnya M Nizar tinggal seorang diri di kontrakan itu. Tapi satu bulan belakangan, ada rekan seprofesi Nizar bernama Sigit yang ikut tinggal menemani. Pada Senin 24 Agustus 2020 pagi, Sigit terlihat kebingungan lantaran kunci kontrakan dibawa pergi Nizar.

"Sebulan ini ada temannya ikut tinggal di situ. Senin kemarin temannya nyariin kunci, mungkin dibawa Nizar. Jadi dia mau salin segala macem bingung. Hari itu kita udah nyium bau sebenernya," tuturnya.

Pada Selasa 25 Agustus 2020 malam, atas laporan Ketua RT pihak kepolisian mendatangi lokasi. Setelah pintu didobrak, bau busuk kian santer tercium. Setelah dicek ke bagian dalam kontrakan, barulah diketahui ternyata sumber bau dari dalam kardus yang berisi jasad korban.

Di lokasi terlihat, sejumlah personil polisi berpakaian preman dari Polda Metro Jaya dan Polsek Pamulang masih berada di lokasi kejadian. Pintu kontrakan Nizar, telah dipasangi garis polisi. Sementara M.Nizar yang diduga kuat sebagai pelaku pembunuhan, masih dalam pencarian polisi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini