Lokasi Mayat dalam Kardus Menyisakan Bau Busuk, Tetangga Pilih Mengungsi

Hambali, Okezone · Rabu 26 Agustus 2020 13:51 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 26 338 2267717 lokasi-mayat-dalam-kardus-menyisakan-bau-busuk-tetangga-pilih-mengungsi-faVgZn8fvz.jpg Lokasi pembunuhan mayat dalam kardus di Tangsel (foto: Okezone.com/Hambali)

TANGSEL - Ditemukannya jasad janda berinisial HY (31) di sebuah kontrakan, Kampung Kebantenan RT03 RW08, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), membuat gempar warga. Bahkan tetangga kontrakan tersebut memilih mengungsi.

Bangunan kontrakan itu terdiri atas 3 pintu, dengan masing-masing pintu terdiri atas 3 petak termasuk dapur dan kamar mandi. Kontrakan tempat ditemukannya jasad dalam kardus berada paling tengah, di mana kontrakan disewa oleh M Nizar sejak hampir 1 tahun lalu. Sedang kanan-kirinya diisi oleh pasangan keluarga.

 Baca juga: Horor! Lokasi Pembunuhan Janda dalam Kardus Keluarkan Bau Menyengat

Tak tahan dengan bau busuk, salah satu tetangga yang tinggal di kontrakan paling kanan, YA (37), memilih mengungsi dan tinggal di rumah mertuanya. Selain bau, keluarga kecil itu mengungsi guna menghindari keramaian aktivitas di sekitar kontrakan.

"Baunya enggak tahan, ramai juga dari semalam penuh pada ngeliat. Kasihan anak-anak enggak bisa istirahat, anak-anak masih kecil juga kan. Jadi kita ngungsi dulu sementara sampai reda," terang YA kepada Okezone, Rabu (26/8/2020).

 Baca juga: Mayat Janda Dalam Kardus di Tangsel Diduga Dibunuh Pria Beristri 

Namun ada juga tetangga kontrakan yang tetap beraktivitas biasa, seperti keluarga IM (36). Ibu muda itu mengaku sesekali masih mencium aroma menyengat dari kamar kontrakan tempat ditemukan jasad tersebut.

"Memang kadang tercium masih bau, tapi ya udahlah nggak kemana-mana, tetep disini aja. Bapaknya (suami) juga susah istirahat, karena dari semalam jadi saksi dipanggil ke Polsek. Sekarang numpang tidur ke tempat mertua, karena kalau di sini pasti rame, susah istirahat," tutur IM.

Letak kontrakan itu memang berada di dalam gang, masuk melalui jalan kecil. Sepintas lokasinya agak menyempil, dari gang utama. Warga sekitar sendiri tak banyak yang mengenal M Nizar. Hanya sedikit tetangga yang mengetahui jika korban sering datang ke kontrakan Nizar.

"Ya kadang datangnya sore, siang. Pernah ada yang lihat cewe itu datang subuh, dijemput sama dia (Nizar). Mungkin enggak enak sama tetangga, jadi kayak ngumpet-ngumpet datengnya," tukas IM.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini