Transjakarta Akan Bangun Halte di 4 Stasiun Kereta

Bima Setiyadi, Koran SI · Rabu 26 Agustus 2020 16:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 26 338 2267861 transjakarta-akan-bangun-halte-di-4-stasiun-kereta-api-DVfw5tlG7I.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Transportasi Jakarta akan membangun empat halte bus terintegrasi dengan empat stasiun kereta api. Hal itu untuk memudahkan penumpang dalam bermobilitas menggunakan angkutan umum.

Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Transportasi Jakarta, Nadia Diposanjoyo mengatakan, Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Transportasi Jakarta yang digelar kemarin, 25 Agustus 2020 menguatkan penugasan Transjakarta untuk melaksanakan Peraturan Gubernur Nomor 20 Tahun 2019 untuk membangun, merevitalisasi, pengoperasikan dan pemeliharaan halte dan fasilitas pendukung lainya dalam rangka integrasi transportasi umum di Jakarta.

"Pelaksanaan tersebut didasari oleh pentingnya membangun keselamatan dan kenyamanan warga DKI selama melakukan perjalanan menggunakan transportasi umum di wilayah DKI," kata Nadia dalam siaran tertulisnya, Rabu (26/8/2020).

Baca Juga: DKI Tambah 100 Unit Bus Transjakarta Di Empat Koridor

Nadia menjelaskan, selain halte integrasi di enam lokasi yang sudah dibangun dan sedang berproses seperti Halte Bundaran HI, Halte Tosari, Halte CSW, Halte Cawang UKI, Halte Velodrome, Halte Lebak Bulus 2, Revitalisasi halte yang akan difokuskan oleh Transjakarta hasil penetapan pada RUPSLB kemarin adalah halte-halte yang terintegrasi dengan moda kereta api Jabodetabek yaitu stasiun commuter line.

Di antaranya yaitu, Halte Stasiun Matraman, Halte Stasiun Jatinegara, Halte Stasiun Juanda dan Halte Stasiun Cawang.

"Transjakarta akan bekerjasama dengan satuan kerja perangkat daerah terkait seperti Dinas Perhubungan, Dinas Bina Marga, Dinas Pertamanan, dan lain sebagainya untuk memastikan keselarasan pembangunan dan penataan Kawasan," pungkasnya.

Baca Juga:  Sejumlah Rute Bus Transjakarta Ditutup Imbas Demo di DPR

Transjakarta adalah pengelola sistem Bus Rapid Transit (BRT) terpanjang di dunia. Menggabungkan operator milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) , operator bus swasta dan koperasi warga, layanan transportasi kebanggaan warga DKI ini pada akhir tahun 2019 telah telah mengoperasikan 247 rute dan menjangkau 83% populasi di wilayah DKI dan sekitarnya. Dengan layanan firstmile lastmile yang disiapkan, Transjakarta sudah digunakan oleh lebih dari 1 juta pelanggan pada awal tahun 2020.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini