Terungkap! Otak Pembunuhan Bos Pelayaran Diduga Gelapkan Uang Rp 148 Juta

Ari Sandita Murti, Sindonews · Kamis 27 Agustus 2020 13:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 27 338 2268285 terungkap-otak-pembunuhan-bos-pelayaran-diduga-gelapkan-uang-rp-148-juta-iyrhpC5Txf.jpg foto: Okezone

JAKARTA - Polisi menerima laporan dari PT Dwi Putra Tirtajaya, perusahaan Sugianto bos pelayaran yang ditembak karyawannya berinisial NL hingga tewas di Royal Gading Square, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Kamis (13/8/2020).

Polisi menduga, otak tersangka pembunuhan tersebut NL diduga menggelapkan uang perusahaan sebesar Rp148.220.160.

(Baca juga: Bunuh Bos Pelayaran karena Diajak ML, Kerabat: Pelaku Berhalusinasi!)

"Pelapor selaku kuasa dari pihak perusahan korban melaporkan dugaan tindak pidana penggelapan dalam jabatan yang dilakukan oleh terlapor," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus pada wartawan, Kamis (27/8/2020.

Dijelaskan Yusri, laporan itu dibuat Komisaris PT Dwi Putra Tirtajaya, Sumartono Ida dengan tuduhan penggelapan uang pajak perusahaan kemarin. Laporan itu dilakukan setelah internal perusahaan melakukan pengecekan keuangan, tercatat Rp148 juta digelapkan NL.

"Dengan adanya temuan itu, pelapor menduga masih ada dugaan penggelapan uang perusahaan yang dilakukan oleh pelaku dan pelapor akan mencari dan melengkapi data," katanya.

Penyidik sambung Yusri, juga terus mendalami laporan tersebut untuk, mengungkap berapa uang yang digelapkan oleh tersangka. Pasalnya, NL diduga telah menggelapkan uang lebih dari satu perusahaan milik korban.

Sekadar diketahui, Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya berhasil menangkap 12 pelaku penembakan terhadap Sugianto (51) pengusaha pelayaran di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Para pelaku ditangkap pada 21 Agusutus 2020 kemarin di tempat berbeda-beda, 8 orang ditangkap di Lampung, 1 orang di Cibubur, 2 orang di Surabaya, dan 1 orang ditangkap di Pondok Kelapa, Jakarta Timur.

Polisi juga menyita berbagai macam barang bukti, diantaranya satu pucuk senjata api Browning Arms Company dengan nomor seri NM01548, amunisi merk Fiochi kaliber 380 Auto sejumlah 43 butir dan 2 butir peluru kaliber 38 rev, motor yang dipakai saat mengeksekusi korban, dua mobil, handphone, jaket dan helm ojol, serta dokumen, termasuk surat teguran dari dinas perpajakan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini