Waspada Peredaran Uang Palsu di Pasar Rebo, Pedagang Nasi Uduk Jadi Korban

Okto Rizki Alpino, Sindonews · Kamis 27 Agustus 2020 14:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 27 338 2268322 waspada-peredaran-uang-palsu-di-pasar-rebo-pedagang-nasi-uduk-jadi-korban-6HcyIwSDCJ.jpg Uang palsu di Pasar Rebo (foto: Sindonews/Okto)

JAKARTA - Peredaran uang palsu di tengah pandemi Covid-19 mulai merebak di tengah masyarakat. Kali ini seorang pedagang nasi uduk di Jalan Raya Tengah, Kelurahan Gedong, Kecamatan Pasar Rebo, Mala (42) menjadi korban aksi tersebut.

Kurnia (36) adik korban mengatakan, kakaknya tertipu saat seorang pembeli membayar dua bungkus nasi uduk menggunakan uang pecahan Rp50 ribu. Akibat kejadian itu korban merugi karena harus mengembalikan uang pecahan Rp50 ribu tersebut.

"Ketahuan kalau uangnya palsu pas kakak saya lagi menghitung uang. Uangnya terasa beda, lebih tipis, warna juga lebih pudar," kata Kurnia di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Kamis (27/8/2020).

 Uang Palsi

Menurut Kurnia, perbedaan uang palsu itu sangat ketara bila terkena air. Sebab, lanjut dia warna dari uang pecahan Rp 50 ribu itu menjadi pudar seperti pada uang mainan anak-anak yang biasa dijumpai.

"Tapi pas waktu terima uang kakak saya belum sadar kalau uang itu palsu. Waktu kejadian itu kakak saya dagang malam, dan lagi melayani pembeli," ujarnya.

Berdasarkan keterangan kakaknya, saat kejadian uang palsu itu berasal dari seorang pembeli laki-laki. Karena tak memiliki bukti dan tak adanya kamera CCTV di lokasi membuat sang kakak melaporkan kejadian itu kepada Polisi.

"Sekarang untuk antisipasi uang palsunya ditempel di kaca etalase. Jadi biar yang beli juga nasi uduk juga ikut waspada. Apalagi kakak saya kalau dagang kan malam doang," pungkasnya.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini