Proyek Pembangunan Trotoar di Jakarta Baru 15% dari Target 2.600 Km

Bima Setiyadi, Koran SI · Jum'at 28 Agustus 2020 14:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 28 338 2268924 proyek-pembangunan-trotoar-di-jakarta-baru-15-dari-target-2-600-km-Pj3h9ADN0h.jpg Ilustrasi trotoar (Foto: Okezone)

JAKARTA - Proyek pembangunan trotoar di Jakarta baru sekitar 15 persen dari target total 2.600 kilometer trotoar yang direncanakan. Rendahnya penataan trotoar akibat penataan trotoar tidak masuk dalam kegiatan prioritas.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Hari Nugroho mengatakan, progres pembangunan trotoar yang ditargetkan pada tahun ini sekitar 104 kilometer terpaksa dihentikan lantaran adanya pandemi Covid-19. Di mana, anggaran penataan dialihkan untuk penanganan Covid-19.

"Secara keseluruhan ya baru sekitar 15 persen trotoar yang ditata di Jakarta dari target 2.600 kilometer trotoar yang akan dibangun," kata Hari Nugroho saat dihubungi, Jumat (28/8/2020).

Baca Juga:  Ini Rute Sepeda di Jalan Tol yang Diusulkan Anies Baswedan

Hari menjelaskan, kecilnya angka persentasi pembangunan trotoar itu karena pembangunan trotoar tidak dijadikan kegiatan prioritas oleh pemimpin DKI sebelumnya. Menurutnya, pembangunan trotoar baru menjadi prioritas pada 2016 dan seterusnya. Khususnya menjelang perhelatan Asian Games 2018.

Kemudian, lanjut Hari, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengubah arah pembangunan. Di mana sebelumnya, pembangunan jalan menjadi prioritas, kini trotoar dan fasilitas pejalan kaki yang menjadi prioritas.

"Pembangunan trotoar juga akan dibarengi dengan pembangunan sistem jaringan utilitas terpadu (SJUT). Kami saat ini sedang merevisi peraturan daerah tentang SJUT dan dibarengi pembuatan rencana induk trotoar serta utilitas, sehingga diharapkan dengan kedua dasar ini, keberlanjutan pembangunan trotoar di Jakarta bisa terus berlangsung meskipun berganti kepemiminan" pungkasnya.

Baca Juga: 7 Pejabat Pemprov DKI Jakarta Positif Corona 

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini