Prajurit TNI Perbaiki Gerobak PKL yang Dirusak Ratusan Oknum di Ciracas

Riezky Maulana, iNews · Selasa 01 September 2020 11:53 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 01 338 2270707 prajurit-tni-perbaiki-gerobak-pkl-yang-dirusak-ratusan-oknum-di-ciracas-uXuW54kBoG.jpg Foto: iNews

JAKARTA – Aktivitas perekonomian di sepanjang Jalan Arundina, Ciracas, Jakarta Timur perlahan mulai berjalan normal, setelah perusakan Mapolsek Ciracas, beberapa waktu lalu.

Terlihat sejumlah pedagang mulai menjajakan dagangannya walaupun kaca gerobak tempat berdagangnya banyak yang pecah akibat diamuk ratusan oknum TNI.

(Baca juga: Nah Loh! KSAD Jenderal Andika Paksa Anggota yang Rusak Polsek Ciracas Bayar Ganti Rugi)

Pantauan di lokasi, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kelurahan Cibubur dan Komando Rayon Militer (Koramil) 03/Pasar Rebo menyisir sepanjang Jalan Arundina, Ciracas, Jakarta Timur. Penyisiran itu guna melakukan penggantian rusaknya sebagian lapak pedagang yang terdampak perusakan.

Salah satu pedagang nasi uduk bernama Tari (52) menuturkan, selama belum ada pergantian dari pihak luar, dirinya beberapa hari ini dengan inisiatifnya sendiri memasangkan plastik di etalase dagangannya. Tujuannya, untuk mencegah debu jalanan yang hinggap di jualannya.

"Ini saya perbaiki sendiri makanya pakai plastik. Takutnya tuh masih ada kejadian kayak kemarin lagi, makanya dipasangin plastik, biar enggak kena debu. Sementara aja deh, yang penting kita bisa melanjutkan hidup kan," ujarnya saat ditemui di lokasi, Selasa (1/9/2020).

Sementara itu, sejumlah prajurit dari Babinsa dan Koramil memperbaiki 15 gerobak dagang yang rusak. Kerusakan mayoritas didominasi kaca yang pecah.

Sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Darat, Jendral Andika Perkasa menegaskan prajurit yang terlibat dalam penyerangan sejumlah lokasi dan Mapolsek Ciracas akan dipecat dari kesatuannya.

Selain bakal dipecat, mereka juga nantinya bakal dipaksa membayar ganti rugi segala kerusakan yang terjadi, termasuk Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur.

“Lebih baik kita kehilangan prajurit yang terlibat, 31 atau berapapun, dari pada Angkatan Darat dibuat malu, tidak sesuai sumpah prajurit,” tegas Andika di Mabes AD, Minggu (30/8).

Sementara itu, 12 prajurit TNI AD yang melakukan perusakan terhadap Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur resmi di tahan. Mereka terbukti kuat melakukan penyerangan terhadap masyarakat dan Mapolsek Ciracas.

Andika mengatakan terhadap mereka yang bersalah, pihaknya tidak mentolir. Selain dipecat dan dipaksa mengganti rugi. Mereka juga nantinya yang terbukti bersalah dipastikan akan ditahan sesuai dengan hukum militer yang ada.

Jenderal bintang empat ini berharap semua prajurit TNI Angkatan Darat di seluruh Indonesia dapat mematuhi peraturan. Ia pun menegaskan baginya yang melanggar akan bernasib sama. “Jangan macem macem di negeri ini. Ini negara hukum,” tegasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini