Perusakan Mapolsek Ciracas, 76 Orang Jadi Korban Keberingasan Oknum TNI

Okto Rizki Alpino, Sindonews · Rabu 02 September 2020 13:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 02 338 2271405 perusakan-mapolsek-ciracas-76-orang-jadi-korban-keberingasan-oknum-tni-iP461VdAv9.jpg Foto: Sindonews

JAKARTA – Peristiwa perusakan dan pembakaran Mapolsek Ciracas pada Sabtu (29/8) dini hari mengakibatkan 76 orang menjadi korban keberingasan oknum TNI AD.

(Baca juga: Cerita Warga yang Dibacok Oknum TNI saat Penyerangan Mapolsek Ciracas)

Oleh karena itu, sebagai bentuk tanggung jawab atas aksi anarkis tersebut, Pandam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman mendatangi posko pengaduan korban di Koramil Kramat Jati, Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur, Rabu (2/9/2020).

Sejak pertama kali dibuka pada 31 Agustus 2020 lalu, total masyarakat yang melapor sebagai korban sudah ada 76 orang. Sebagian mengalami kerusakan tempat usaha dan mengalami luka fisik.

"76 orang terakhir. Warga sipil. Ini bisa jadi bertambah. Kami tetap membuka pengaduan dari masyarakat, karena itu kan dari Arundina sampai Ciracas ini cukup jauh, kalau misal ada korban lain silahkan," kata Dudung di Koramil Kramat Jati, Rabu (2/9/2020).

Jenderal bintang dua ini menambahkan, semua kerusakan baik lapak pedagang dan motor milik warga akan diganti. "Kemudian motor kalau rusak di atas 60 persen, itu kita ganti total seperti semula. Begitu juga dengan kaca, gerobak, dibuatkan gerobak baru, kasian masyarakat yang tidak bersalah," ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Pangdam Jaya juga telah menyalurkan sebagian ganti rugi kepada masyarakat serta meminta permohonan maaf atas tindakan anarkis oknum TNI pada Sabtu 29 Agustus 2020 dini hari lalu.

"Hari ini kami dari TNI melakukan kegiatan memberikan kerugian dari korban kerusuhan dan sekaligus kami juga memberikan santunan. Mengingat saat ini korban tidak mengerti apa-apa, hanya karena imbas dari oknum yang tidak bertanggung jawab sehingga kita dengan cepat harus segera," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini