Kaum Gay Gelar Pesta Seks di Apartemen Berkedok Rayakan Hari Kemerdekaan

Ari Sandita Murti, Sindonews · Rabu 02 September 2020 17:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 02 338 2271575 kaum-gay-gelar-pesta-seks-di-apartemen-berkedok-rayakan-hari-kemerdekaan-EACWfyqcuZ.jpg ilustrasi: okezone

JAKARTA –Polda Metro Jaya menggerebek pesta seks gay di sebuah apartemen mewah di bilangan Setiabudi, Jakarta Selatan. Polisi menangkap 9 orang penyelenggara pesta gay tersebut. Adapun undangan pesta seks para kaum gay itu dikirimkan melalui group WhatsApp dan Instagram.

(Baca juga: Terungkapnya Prostitusi Kaum Gay Bukti LGBT Berbahaya)

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus menjelaskan, pelaku merekrut peserta pesta gay melalui group di media sosial, yakni WhatsApp dan Instagram. Dalam group medsos yang bernama Hot Space, ada sekitar 230 anggota, 150 anggota ada di group WhatsApp, sedangkan 80 anggota ada di group Instagram.

"Kegiatan cabul itu dilakukan dengan membuat undangan. Pelaku TRF membuat undangan berjudul 'Kumpul Kumpul Pemuda untuk Merayakan Kemerdekaan', lalu dipromosikan melalui group medsos yang ada," ujar Yusri pada wartawan, Rabu (2/9/2020).

Persiapan pesta kaum gay itu dilakukan selama satu bulanan dengan dalih perkumpulan pemuda untuk merayakan hari Kemerdekaan. Padahal, modusnya sengaja mempermudah orang-orang melakukan hubungan cabul sesama jenis.

Saat sudah ada peserta yang terdata, kata dia, penyelenggara lantas membuat aturan bagi para peserta yang hendak datang. Peserta diwajibkan membayar tiket sebesar Rp150 ribu perorang, sedangkan saat datang bertiga dikenakan harga tiket Rp350 ribu.

"Setiap peserta wajib menggunakan dresscode menggunakan masker warna merah putih. Di dalam, mereka ada yang sebagai perempuan dan ada yang sebagai laki-laki lalu melakukan permainan," tandasnya.

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini