PDIP Sebut Jakarta Belum Perlu Terapkan Jam Malam

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Kamis 03 September 2020 08:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 03 338 2271798 pdip-sebut-jakarta-belum-perlu-terapkan-jam-malam-ZjNzs9pWPl.jfif Masyarakat menggunakan masker untuk menghindari penularan corona. (Foto : Okezone.com/Arif Julianto)

JAKARTA – Ketua Fraksi PDIP di DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono, menilai penerapan jam malam di Jakarta dalam rangka mengendalikan Covid-19 belum perlu dilakukan.

“Belum perlu dilakukan (penerapan jam malam-red),” ujar Gembong saat dihubungi Okezone di Jakarta, Kamis (3/9/2020).

Menurut Gembong, hal yang perlu dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta harus memastikan protokol kesehatan dapat dipatuhi masyarakat.

“Yang paling penting dan harus dilakukan oleh Pemprov saat ini adalah memastikan protokol kesehatan dipatuhi semua elemen masyarakat Ibu Kota,” jelasnya.

“Memastikan pembatasan pergerakan warga dilakukan pengawasan secara ketat. Maka yang perlu dibangun adalah kesadaran kolektif warga Ibu Kota terhadap penerapan protokol kesehatan, di setiap aktivitas warga,” ucap Gembong.

Lebih lanjut Gembong mencontohkan langkah protokol kesehatan yang perlu dilakukan adalah memastikan pengawasan ketat di perkantoran. Ini perlu dilakukan agar tak terjadi penyebaran virus tersebut di sana.

Baca Juga : Epidemiolog Sebut Jakarta Perlu Terapkan Jam Malam Cegah Penyebaran Corona

“Memastikan kapasitas perkantoran 50%, mengatur jam kerja supaya tidak terjadi penumpukan di perkantoran,” tutur Gembong.

Baca Juga : Denda Pelanggar PSBB di DKI Capai Rp4 Miliar, Separuhnya karena Masker

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini