Puspom TNI Duga Prajurit AU dan AL Terlibat Penyerangan Mapolsek Ciracas

Riezky Maulana, iNews · Kamis 03 September 2020 14:28 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 03 338 2272038 puspomad-curiga-8-prajurit-matra-lain-terlibat-perusakan-mapolsek-ciracas-vWaS20cZtt.jpg Danpuspom TNI Mayjen Eddy Rate Muis (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pusat Polisi Militer TNI AD (Puspomad) menemukan adanya indikasi keterlibatan oknum prajurit TNI dari matra lain dalam aksi perusakan dan penyerangan Mapolsek Ciracas dan wikayah sekiar Jakarta Timur, pada Sabtu 29 Agustus 2020 dini hari. Hingga saat ini, dicurigai ada 8 prajurit TNI dari matra lain yang diduga terlibat.

"Berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan baik Puspom TNI maupun Puspomad, ditemukan ada indikasi bahwa di TKP tidak hanya prajurit matra darat," kata Komandan Pusat Polisi Militer TNI, Mayjen TNI Eddy Rate Muis di Mapuspomad, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Kamis (3/9/2020).

Baca Juga:  Komisi I DPR Sebut Bentrok TNI-Polri Akibat Kecemburuan 

Eddy pun merinci dari 8 prajurit dari matra lain yang diduga ikut terlibat dalam aksi kekerasan tersebut. Menurutnya, 7 orang dari matra TNI AL dan 1 orang dari TNI AU.

"Dari data yang masuk ada 1 orang dari oknum prajurit TNI Angkatan Udara, dan 7 orang dari oknum prajurit TNI Angkatan Laut," ujarnya.

Dugaan tersebut diambil berdasarkan data digital forensik, pemeriksaan alat komunikasi yang ada, hingga pemeriksaan para saksi. Para saksi, kata Eddy itu menyebut bahwa pelaku tidak hanya dari satu angkatan saja.

"Kemudian, ada foto-foto yang jelas memperlihatkan, ada yang menunjukkan di luar matra darat. Nah, itu yang sedang kita teliti," tuturnya.

Lebih lanjut dikatakan, Eddy pihak penyidik dari Pomad sedang melakukan komunikasi terhadap pimpinan daripada masing-masing. Tujuannya, guna mengonfirmasi dugaan tersebut.

"Puspom TNI telah bekerja sama dengan Puspom Angkatan Udara dan Puspom Angkatan Laut untuk memeriksa prarujit tersebut. Kita berharap rekan-rekan bila memiliki informasi, segera infokan ke yang disampaikan tadi, kira harap kasus ini dapat terang benderang dan transparan," tandasnya.

Baca Juga:  Kodam Jaya Gerak Cepat Ambil Langkah Pasca-Insiden Ciracas

Sebelumya, Puspomad telah menetapkan 29 prajurit TNI AD dari berbagai satuan sebagai tersangka. Kemudian, sebanyak 51 prajurit telah menjalani pemeriksaan yang terdiri dari 19 satuan.

Penyelidikan dan penyidikan dilakukan sejak 29 Agustus hingga 2 September 2020 pukul 24.00 WIB.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini