Karyawan Pabrik Sparepart Mobil di Bekasi yang Positif Covid-19 Tembus 220 Orang

Abdullah M Surjaya, Koran SI · Kamis 03 September 2020 14:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 03 338 2272047 karyawan-pabrik-sparepart-di-bekasi-yang-positif-covid-19-tembus-220-orang-LfpQdiq5mc.jpg ilustrasi: shutterstock

BEKASI - Satuan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bekasi menyebut, kasus penularan virus Corona (Covid-19) di PT NOK semakin meningkat. Sebelumnya, ada 88 yang terpapar kini tembus sebanyak 220 karyawan. Oleh sebab itu, Kabupaten Bekasi masuk zona merah Covid-19.

(Baca juga: Setelah LG dan Suzuki, 88 Karyawan Pabrik Sparepart Mobil di Bekasi Positif Covid-19)

Peningkatan itu terjadi ketika tim gugus tugas bersama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi mengambil sample hasil tes swab bagi ratusan karyawan di pabrik sparepart mobil itu. Apalagi, tes swab terus dilakukan pabrikan sparepart otomotif tersebut.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah mengatakan, penambahan yang terkonfirmasi Covid-19 mencapai 140 orang karyawan dari sebelumnya 88 orang yang terkonfirmasi."Total yang terkonfirmasi mencapai hingga 220 orang," ujarnya, Kamis (3/9/2020).

Meskipun ada peningkatan yang tajam, puluhan karyawan lainnya telah berangsur sembuh dan telah beraktivitas kembali. Tim Gugus bersama pihak perusahaan terus berkordinasi agar bisa menekan angka penyebaran."Saat ini ada 47 karyawan yang sudah sembuh," sambungnya.

Mereka yang masih terjangkit corona itu tersebar mendapat perawatan di rumah sakit swasta. Juga sebagian memilih isolasi mandiri maupun di karantina di Bapelkes milik Kemenkes di Cikarang Utara dan lokasi karantina di Presiden University, Jababeka Cikarang.

Berdasarkan data terakhir, ada 248 karyawan PT LG yang terpapar Covid-19 dan 71 karyawan PT Suzuki Indomobil Motor. Sementara hasil gugus tugas juga telah melakukan tracing kepada 400 anggota keluarga dari perusahaan LG yang berada di kawasan MM2100 Cikarang Barat.

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini