Wakil Jubir Covid-19 Kabupaten Bekasi Positif Covid-19

Abdullah M Surjaya, Koran SI · Kamis 03 September 2020 14:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 03 338 2272048 wakil-jubir-covid-19-kabupaten-bekasi-positif-covid-19-tq87Zl2aZd.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

BEKASI - Pemerintah Kabupaten Bekasi mengkonfirmasi bahwa Wakil Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid -19 Kabupaten Bekasi, Irfan Maulana terkomfirmasi Covid-19. Saat ini, Irfan masih melakukan isolasi dan masuk dalam tahap penyembuhan.

Juru Bicara Tim Gugus Covid-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah membenarkan wakilnya tersebut terkomfirmasi Covid-19 sejak 31 Agustus lalu. Menurut dia, Irfan diketahui positif dari hasil tracing, saat ditemukan kasus positif di lingkungan industri beberapa waktu lalu.

"Hasil tes swab 31 Agustus, dari tracing kluster Industri," kata Alamsyah, Kamis (3/9/2020).

 virus corona

Sejauh ini, kata dia, ada tiga pegawai negeri sipil (PNS) lingkup Pemerintah Kabupaten Bekasi yang terpapar Covid-19. Yakni dari Dinas Kesehatan, Dinas Tenaga Kerja, dan Dinas Perindustrian.

Meski demikian, kata dia, satu ASN dari Dinas Tenaga Kerja sudah dipastikan sembuh. Sementara satu ASN dari Dinas Perindustrian juga ikut terpapar dari kluster industri. Saat ini, Irfan yang menjabat sebagai Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan masih dalam tahap penyembuhan.

Kantor Dinas Kesehatan Tetap Beroperasi

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Sri Enny memastikan, meskipun ada jajaranya yang terkomfirmasi Covid-19, kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi yang berada di Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi di Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat tetap beroperasi seperti biasanya.

"Tetap beroperasi seperti biasanya, pelayanan masih berjalan," katanya.

 

Menurutnya, setelah diketahui ada ASN yang terinfeksi Covid-19, pihaknya langsung melakukan tes swab terhadap seluruh ASN di lingkup Dinas Kesehatan, dan hasilnya negatif Covid-19.

"Para ASN yang lain dan sudah mengikuti swab, hasilnya negatif," ungkapnya.

Saat ini, kata dia, pelayanan di Dinas Kesehatan masih berjalan seperti biasa, tidak terhambat dengan adanya kasus tersebut. Namun demikian, seluruh ASN harus menjalankan protokol kesehatan dengan ketat.

Sri menduga, faktor kelelahan menjadi penyebab Irfan terinfeksi Covid-19. Pasalnya, kelelahan bisa menyebabkan imunitas tubuh menurun. Selain di Dinkes, ada satu orang ASN dari Dinas Perdagangan yang terinfeksi Covid-19.

"Hanya dua ASN yang terpapar, satu lagi sudah sembuh," tegasnya.

Bupati Bekasi, Eka Supria Atmadja menginstrusikan kepada semua jajaranya untuk mengantisipasi klaster baru di lingkungan pemerintah. Dalam instruksinya, semua dinas diwajibkan memberlakukan protokol kesehatan dengan 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak aman, dan mencuci tangan sesering mungkin.

"Saya minta kepada semua jajaran dilingkungan pemerintah, dan pegawai yang berada di 23 Kecamatan dan semua 182 kepala desa dan 5 lurah agar mengantisipasi klaster baru Covid-19. Jadi, semua diwajibkan menerapkan protokol kesehatan dengan 3M," katanya singkat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini