Sumur Bor di Kranggan Bekasi yang Sempat Menyembur Masih Keluarkan Air

Wisnu Yusep, Okezone · Sabtu 05 September 2020 22:58 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 05 338 2273215 sumur-bor-di-kranggan-bekasi-yang-sempat-menyembur-masih-keluarkan-air-lXTDrIzrCq.jpg Tangkapan layar semburan sumur bor di Kranggan, Bekasi, Jawa Barat

BEKASI – Meski sudah tidak terjadi semburan, pembuatan sumur bor di Kranggan, Jalan Lembur 1 RT02/04, Kelurahan Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi masih mengeluarkan volume air. Hanya saja tidak seperti pertama kali keluar. 

"Masih rembesan kecil saja, tadi juga itu pak Wali datang, pak Kapolres, ahli geologi juga udah datang," ujar Camat Jatisampurna Wahyudin ketika dikonfirmasi, Sabtu (5/9/2020) petang.

Ketika di lokasi, kata Wahyudin, ahli geologi mengatakan bahwa semburan yang tetjadi di galian sumur bor itu akan mereda dalam dua hari mendatang.

"Paling kata ahli geologi enggak gede paling satu dua hari (semburan) selesai, gas nya keluar semua selesai sudah. Tapi kita tetep liat perkembangannya juga," beber Wahyudin.

Baca Juga: Semburan Air Keluar dari Tanah Gegerkan Warga Kranggan Bekasi 

Posisi semburan sumur bor itu, kata dia, saat ini dibiarkan begitu saja, meski petugas dari Kepolisian, Pemkot Bekasi dan ahli geologi sudah melakukan pemeriksaan.

"Enggak (ada pengaman) emang posisinya di pekarangan rumah warga," ujar Wahyudin.

Wahyudin belum memastikan apakah sembuaran air bercampur lumpur itu sehabat pada pukul 10.00 WIB, atau sudah mereda. Pasalnya, diakui Wahyudin, belum melakukan pemeriksaan kembali atas peristiwa itu.

"Mulainya katanya jam 10an, sebenarnya dia gali udah dari kemarin keluar semburan baru tadi pagi. Tadi jam 10an saja sampai sore, enggak tahu ini perkembangan sampai malem ini seperti apa, saya belun monitor lagi," jelas dia.

Baca Juga:  Sebelum Semburkan Air dan Lumpur, Sumur Bor di Kranggan Keluarkan Gas

Wahyudin pun memastikan di lokasi yang terjadi semburan merupakan jalur gas, yang merupakan milik Pertamina di wilayah Jatiraden.

"Iya emang ada di kita, pertamina itu yang di Jatiraden. Tapi kalau kejadian ini kejadian di Jatirangga. Jadi kalau potensi (gas alam) emang ada," ungkap dia.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini